Menhaj Jamin Keselamatan Jemaah Haji di Tengah Konflik Timur Tengah

CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2026 22:30 WIB
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menjamin keselamatan jemaah haji di tengah konflik Timur Tengah. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menjamin keselamatan jemaah haji di tengah konflik Timur Tengah.

Di tengah dinamika geopolitik kawasan yang masih berlangsung, pemerintah menegaskan bahwa seluruh operasional haji difokuskan pada perlindungan warga negara.

Irfan Yusuf menyampaikan bahwa arah kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Kepala Negara.

"Permintaan dari Presiden kepada kami, terkait dengan situasi ini, beliau mengatakan apapun keputusan kita, pertimbangan utama adalah keamanan dan keselamatan jemaah haji kita," ujar Irfan dalam siaran CNN Indonesia TV, Senin (20/4).

Untuk memastikan kelancaran teknis, pemerintah secara berkala melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji Arab Saudi, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

"Sampai hari ini semuanya memang menyatakan masih dalam situasi baik untuk berangkat," ujar Irfan.

Meski laporan saat ini menunjukkan kondisi yang kondusif bagi kloter pertama untuk masuk asrama, pemerintah tetap menyusun sejumlah skenario cadangan operasional penerbangan.

Irfan menjelaskan bahwa skema alternatif ini disiapkan untuk merespons segala perubahan lapangan secara cepat.

"Ada kemungkinan terbang mungkin harus melalui jalur yang berbeda. Atau mungkin bahkan tidak terbang sama sekali. Jadi itu semua tergantung situasi nanti dan semua sudah kita siapkan berbagai kemungkinannya," ujar Irfan.

Selain jaminan keamanan fisik, pemerintah turut memberikan kepastian finansial bagi para calon haji terkait dampak kenaikan harga avtur.

Irfan memastikan bahwa fluktuasi harga tersebut tidak akan menaikkan tagihan kepada rakyat.

"Tidak akan sepeser pun dibebankan pada jemaah pun 1 persen pun, enggak," tegasnya.

Para jamaah haji tahun 2026 ini dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada Selasa (21/4).

Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama akan mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada Rabu (22/4).

Sementara itu, jemaah gelombang kedua akan menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.

Berikut adalah rincian lengkap jadwal Perjalanan Haji 2026:

Fase Keberangkatan

• 21 April 2026: Jemaah haji masuk asrama haji.
• 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
• 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.
• 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
• 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.
• 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.
• 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah, sekaligus batas akhir kedatangan (closing date) di Bandara KAAIA Jeddah.

Fase Puncak Haji

• 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah.
• 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah.
• 27 Mei 2026: Hari Raya Iduladha 1447 H.
• 28 Mei 2026: Hari Tasyriq I.
• 29 Mei 2026: Hari Tasyriq II (Nafar Awal).
• 30 Mei 2026: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani).

Fase Kepulangan

• 1 Juni 2026: Awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Tanah Air.
• 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
• 15 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.
• 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448 H, sekaligus awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
• 21 Juni 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
• 30 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
• 1 Juli 2026: Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air.

(kna/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK