Kapolri Perintahkan Brimob Siaga Hadapi Dampak Gejolak Geopolitik

CNN Indonesia
Selasa, 21 Apr 2026 17:47 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: CNN Indonesia/Tunggul)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh personel Brimob untuk bersiaga menghadapi dinamika yang bisa terjadi imbas gejolak geopolitik global.

Hal itu disampaikan Kapolri saat membuka rapat kerja teknis (rakernis) Korps Brimob Polri yang dihadiri 7.000 anggota di Lapangan Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/4).

"Kita semua harus selalu siap, kita semua harus selalu waspada. Kita semua harus mempersiapkan diri untuk terus melatih menghadapi segala macam dinamika yang mungkin terjadi," ujar Sigit dalam arahannya.

Sigit menjelaskan geopolitik global sedang memanas imbas perang yang terjadi antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan konflik tersebut menimbulkan situasi dan eskalasi global yang bisa meluas.

Di satu sisi, kata dia, banyak korban dari masyarakat sipil, bangunan, fasilitas publik. Kapolri menyebut perang ini juga membuat  hampir seluruh negara mengalami gangguan di sektor energi.

"Kita lihat bahwa beberapa negara termasuk di kawasan ini telah menetapkan status darurat energi nasional. Beberapa wilayah negara sekitar kita sudah mengumumkan untuk menggunakan energi seefisien mungkin," jelasnya.

"Bahkan beberapa negara juga sudah mulai mengatur terkait dengan pemberlakuan WFH, termasuk Indonesia pun saat ini juga sudah melakukan WFH atau WFO dalam satu minggu satu kali," imbuhnya.

Kapolri menjelaskan Indonesia sendiri telah berupaya mengatasi dampak krisis energi seperti dengan membuka kilang-kilang lifting baru maupun sumur lama. Akan tetapi, ia mengatakan potensi gejolak akibat krisis energi masih mungkin terjadi.

"Namun di sisi lain kita juga melihat bahwa khusus BBM non-subsidi dan LPG non-subsidi terjadi peningkatan dan ini implikasinya akan berdampak terhadap naiknya harga-harga," jelasnya.

"Tentunya ini akan menimbulkan reaksi, akan menimbulkan potensi terjadinya eskalasi yang meningkat, khususnya terkait dengan masalah keamanan di dalam negeri," sambungnya.

Oleh karena itu, ia memerintahkan seluruh anggota Brimob untuk bisa mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

"Tolong, pelajari betul terkait dengan situasi dan eskalasi yang ada, pelajari kondisi dan medan lapangan. Persiapkan peralatan yang rekan-rekan miliki sehingga pada saat rekan-rekan turun peralatan-peralatan yang ada," pungkasnya.

(tfq/wis)


KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK