Hamil 10 Minggu, Jemaah Asal Makassar Gagal Berangkat Haji

CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2026 03:30 WIB
Ilustrasi. Seorang jemaah haji dari kloter pertama Embarkasi Makassar batal berangkat karena hamil 10 minggu. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)
Makassar, CNN Indonesia --

Seorang jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan gagal berangkat ke Tanah Suci setelah diketahui hamil dengan usia kandungan yang masih muda.

"Jadi kami baru dapat info dari tim kesehatan Embarkasi bahwa kloter 1 setelah pemeriksaan kesehatan, ada satu jemaah yang hasil pemeriksaannya positif hamil, kloter 1 dari Kabupaten Soppeng," kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, M Ikbal Ismail, Selasa (21/4).

Ikbal menerangkan jemaah perempuan tersebut dipastikan tidak dapat diberangkatkan berdasarkan surat pemeriksaan tim medis di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Kehamilannya yang baru berusia 10 minggu dinyatakan tidak layak terbang.

"Jemaah tersebut tidak layak terbang karena hamilnya baru 10 minggu. Ya, batal berangkat. Nah, baru kami dapat informasi juga, jadi kami segera melaporkan ke pusat terkait masalah ini," ungkapnya.

Ikbal menjelaskan berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan, jemaah haji yang boleh diberangkatkan hanya kehamilan yang berusia 16 minggu atau 24 minggu.

"Artinya 16 minggu ke bawah itu tidak layak terbang, dan 26 minggu ke atas itu tidak layak terbang. Yang boleh apabila kehamilannya antara 16 minggu sampai 24 minggu," jelasnya.

Ikbal akan melaporkan kejadian itu ke Kementerian Haji dan Umrah untuk menindaklanjuti dengan pengusulan pergantian jemaah.

"Karena aturannya 2x24 jam karena proses Siskohat ya. Jadi kemungkinannya ini seat kosong ya. Nah ini tinggal tidak sampai 24 jam lah jemaah kloter 1 berangkat pukul 03.20 WITA nantinya," katanya.

Jemaah yang batal tersebut akan diprioritaskan berangkat pada musim haji tahun depan.

"Jadi otomatis jemaah prioritas nanti untuk pemberangkatan tahun 2027," katanya.

(mir/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK