Kecelakaan Kereta Bekasi: Sebagian Kepala Argo Bromo Masuk Gerbong KRL

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 07:56 WIB
Evakuasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, masih terus berlangsung hingga Selasa (28/4/2026) dini hari. (CNN Indonesia/Adi ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Para petugas tim SAR gabungan menerapkan skema bergantian untuk menyelamatkan para korban termasuk tiga penumpang kecelakaan kereta di Bekasi yang terjepit.

Penyelamatan dilakukan dengan memotong besi rangkaian gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Selasa pagi 05.53 WIB. Terungkap bahwa sebagian kepala Kereta Argo Bromo, masuk ke dalam KRL.

Kepala Basarnas Mohammad Syafiimengatakan personel Basarnas dan tim SAR gabungan menggunakan peralatan ekstrikasi berat untuk memotong bagian-bagian rangkaian KRL yang menahan tubuh korban.

"Kami melibatkan personel yang memiliki kemampuan khusus ekstrikasi. Proses evakuasi berjalan simultan dengan penanganan medis di lokasi agar kondisi fisik korban yang masih terhimpit tetap stabil selama proses penyelamatan," kata dia dalam video yang diterima di Jakarta, Selasa (28/4).

Syafii berkata para personel harus penuh kehati-hatian dan bekerja secara efektif karena ruang gerbong KRL sempit, ditambah, sebagian dari kepala KA Agro Bromo masuk ke dalamnya.

Dengan begitu, lanjutnya, bagian dalam gerbong KRL itu hanya bisa memuat maksimal sebanyak 25 petugas SAR termasuk tenaga medis.

"Yang pasti kita bekerja non-stop tidak ada jeda. Personel yang akan kita ganti dari luar masuk ke dalam gerbong, kemudian di dalam kita bergantian. Dan tentunya yang kita libatkan adalah personel-personel yang memang memiliki kemampuan untuk ekstriksasi. Itu yang utama," ucapnya.

Insiden maut ini terjadi pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).

Tim SAR dari lokasi kejadian melaporkan sampai Selasa pukul 05.11 WIB masih terdapat tiga dari tujuh orang penumpang yang masih terjepit di dalam rangkaian gerbong KRL nomor 8 yang merupakan gerbong khusus wanita.

Sementara itu total korban meninggal dunia saat ini tercatat sebanyak 7 orang.

Selain evakuasi korban, tim SAR juga melakukan prosedur pencarian ke seluruh sudut gerbong KRL untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Seluruh barang milik penumpang yang ditemukan akan dikumpulkan untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Perkembangan proses evakuasi penumpang tersebut akan diperbaharui setiap dua jam sekali. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur PT. KAI Bobby Rasydin yang mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Dudhy Purwaghandy dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii kepada para pewarta dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur sebelumnya.

(antara/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK