Diduga Halusinasi Usai Nyabu, Ayah di Lampung Tikam Anaknya 8 Kali
Seorang pria di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, inisial RY (32) menikam putri kandungnya, ARP (10), sebanyak delapan kali hingga kritis.
Aksi itu dilakukan RY diduga dalam pengaruh halusinasi usai mengonsumsi narkoba jenis sabu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi pelaku selesai mengonsumsi sabu, dia pulang dan merasa bahwa korban bukan anak kandung dia, maka dia melakukan penganiayaan tersebut," kata Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Anton, Minggu (3/5) dikutip dari detikSumbagsel.
Hasil dari pemeriksaan RY diketahui bahwa dirinya berhalusinasi bahwa korban bukan anak kandungnya. Pelaku juga mengaku cemburu dengan istrinya.
"Pelaku ini berhalusinasi, dia baru saja mengonsumsi sabu. Jadi ada kecemburuan dengan istrinya dan saat melihat korban dia merasa bukan anak kandungnya hingga akhirnya terjadi penganiayaan," ujar Sendi.
Atas perbuatannya, kata dia, RY sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang Barat.
Pelaku dijerat melakuan tindak pidana yang melanggar Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, serta Pasal 80 ayat (2) dan ayat (4) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
"Untuk ancaman penjara maksimal 10 tahun," ujar Sendi.
Kronologi kejadian
Sendi menerangkan peristiwa penikaman berkali-kali anak oleh ayah kandungnya itu terjadi pada Rabu (29/4) pukul 15.00 WIB.
Korban awalnya sedang menonton televisi di dalam rumah ketika pelaku baru pulang. Pelaku yang diduga masih dalam pengaruh narkoba jenis sabu itu lalu mendekati korban dan langsung menikamnnya berkali-kali.
"Pelaku ini pulang ke rumah melihat korban makan di depan televisi karena baru pulang sekolah. Sesaat kemudian pelaku langsung mendekati korban dan menghujani dengan pisau," kata Sendi.
Adapun luka tusuk korban terdapat pada perut hingga punggung. Total setidaknya ada delapan tusukan luka pada tubuh korban.
Setelah ditikam berkali-kali, kata Sendi, korban langsung tergeletak bersimbah darah sementara pelaku langsung melarikan diri.
"Pihak keluarga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sementara pelaku sempat melarikan diri," ujarnya.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid/ugo) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]