Ade Armando Mundur dari PSI

CNN Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 15:13 WIB
Ade Armando mengundurkan diri dari PSI untuk melindungi partai dari dampak kasus hukum yang dihadapinya. Ia menegaskan keputusan ini demi keselamatan PSI.
Ade Armando mengundurkan diri dari PSI untuk melindungi partai dari dampak kasus hukum yang dihadapinya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pegiat media sosial Ade Armando mengumumkan mundur sebagai politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengumuman itu ia sampaikan dalam jumpa pers di kantor DPP PSI, Selasa (5/5).

"Saya mohon izin, yaitu melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya," kata Ade dalam keterangannya.

Ade menegaskan keputusan itu ia ambil bukan karena dirinya bermasalah dengan partai. Dia bilang pengunduran diri tersebut dilakukan untuk melindungi partai buntut kasus hukum yang sedang ia jalani atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade berkata kasus itu telah menyeret partainya terlalu jauh dan dia tak mau hal itu terjadi.

"Ada kelompok-kelompok atau pihak-pihak yang menurut saya sengaja mengorkestrasi ini untuk juga menyerang atau menghancurkan PSI. Dan saya tidak terima itu," kata Ade.

Ade menyebut, buntut kasusnya, partai dengan sejumlah koleganya di internal ikut terseret. Menurut dia, ada ancaman gerak partai akan dipersulit karena kasus tersebut.

Menurut dia, cara itu tak adil sehingga cara paling masuk akal untuk menyelamatkan PSI adalah dengan pengunduran diri.

"Seperti orang-orang akan mempersulit kerja PSI berikutnya untuk memperjuangkan partai di berbagai tempat gitu ya, menjelang, bukan menjelang, nanti menuju pemilu 2029," katanya.

Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan dan provokasi buntut potongan ceramah JK saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu.

Laporan dibuat Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM) dan teregister dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

"Kami mendatangi Polda Metro Jaya dalam rangka membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial," kata perwakilan APAM sekaligus pelapor Paman Nurlette kepada wartawan, Senin (20/4).

(thr/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]