Kemendikdasmen Revitalisasi 576 Sekolah di NTT

CNN Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 19:06 WIB
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil menuntaskan sebanyak 576 sekolah hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan menyalurkan 9.019 Interactive Flat Panel (IFP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Dok. Istimewa
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepanjang 2025 lalu sebanyak 576 sekolah di Nusa Tenggara Timur sudah direvitalasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain itu kementerian juga sudah menyalurkan 9.019 Interactive Flat Panel (IFP) di NTT.

Dalam keterangan tertulisnya, Kemendikdasmen menyebut revitalisasi tahun 2025 di NTT diselesaikan dengan total anggaran lebih dari Rp589 miliar. Jumlah ini terdiri dari 43 PAUD, 234 SD, 174 SMP, 64 SMA, 44 SMK, 9 SLB, dan 8 PKBM.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan pembagian IFP dilakukan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi di NTT. Sebanyak 9.019 IFP ini dibagikan masing-masing untuk 907 PAUD, 5.244 SD, 1.870 SMP, 609 SMA, 306 SMK, 49 SLB, 16 SKB, dan 18 PKBM.

"Kami optimistis bahwa melalui peningkatan sarana prasarana, penguatan kualitas pembelajaran, serta pembangunan karakter, NTT dapat menjadi salah satu motor kebangkitan pendidikan nasional. Seperti halnya matahari yang selalu terbit pagi dari timur, semoga kebangkitan pendidikan juga dapat dimulai dari NTT," kata Mu'ti saat meresmikan revitalisasi di SMAN 9 Kupang, Selasa (5/5).

Sementara itu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen terhadap program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di NTT. Menurutnya, capaian 576 satuan pendidikan dan 9.019 IFP tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerahnya.

Untuk tahun 2026 ini, Melki mengatakan NTT telah mengusulkan tiga kali lipat dari capaian tahun 2025. Tingginya usulan tersebut menjadi cerminan antusiasme daerah yang ingin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

"Apa yang dilakukan oleh murid kita yaitu Verona Keren Balol sangat menyentuh sisi emosional dan memperkuat pesan pendidikan di NTT. Tentunya hal itu sejalan dengan arahan Mendikdasmen pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang mendorong pemanfaatan seni dan budaya sebagai media pembelajaran," ujar Melki.

Melki menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus mengembangkan pendidikan berbasis tiga pilar utama, yaitu kualitas akademik, pembentukan karakter, dan penguatan kewirausahaan.

"Saya berharap dengan kokohnya infrastruktur yang sudah ada, lulusan dan murid NTT tidak hanya pandai secara akademik, namun juga memiliki karakter dan kreativitas guna membangun NTT menjadi lebih baik," ujarnya.

(tim/sur)


KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK