AKBP di Polda Kalsel Ngeyel Merokok Sambil Nyetir Terancam 2 Sanksi
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memproses penjatuhan hukuman terhadap seorang perwira menegah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) yang ngeyel usai ditegur karena merokok sambil menyetir mobil.
Rekaman polah AKBP itu pun viral dan menjadi sorotan di media sosial.
Belakangan, Polda Kalsel menegaskan AKBP tersebut terancam sanksi berlapis terkait tingkahnya yang viral. Pria itu merokok sambil menyetir mobil dengan jendela terbuka di jalanan umum, serta tidak memakai sabuk pengaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Adam Erwindi mengatakan AKBP tersebut terancam dua sanksi, yaitu sanksi tilang dan kode etik.
"Disanksi tilang dan kode etik, karena pelanggarannya lalu lintas jadi ditilang," ujar Adam, Kamis (7/5) dikutip dari detikKalimantan.
Adam menjelaskan, sanksi kode etik diberikan terhadap oknum polisi itu lantaran pelanggaran tersebut dilakukan saat yang bersangkutan merupakan anggota Polri dan mengenakan pakaian dinas.
"Di sidang kode etik karena dia anggota Polri," ujar Adam menambahkan.
Adapun terkait nominal tilang yang didendakan ke oknum polisi itu, Adam belum mengetahui. Ia menjawab bahwa nominal tilang akan ditentukan dalam sidang tilang.
"Nunggu sidang tilang dulu, nanti bayarnya saat sidang," kata Adam.
Adapun sanksi tilang ini sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pada Pasal 283 diatur sanksi terhadap pengendara yang tidak konsentrasi, termasuk karena merokok.
"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000," demikian bunyi pasal tersebut.
Sebelumnya, Adam mewakili Polda Kalsel menyampaikan maaf atas aksi tak simpatik AKBP yang kemudian viral tersebut.
Dalam rekaman video yang viral, terlihat seorang anggota Polda Kalsel dengan pangkat AKBP sedang menyetir mobil dan tidak memakai sabuk pengaman. Pria itu juga kedapatan sedang merokok sembari berkendara dengan kaca mobil terbuka di jalanan.
Ketika ditegur warga, perwira polisi itu justru bersikap arogan dan memvideokan balik warga menggunakan ponselnya sembari menyebut 'cemburu' karena tidak bisa seperti dirinya. Polisi berseragam dinas terlihat mengendarai mobil sedan hitam merek Mazda dengan pelat kendaraan pribadi/putih nopol DA XXXX NG.
"Saya selaku Kabid Humas Polda Kalsel memohon maaf atas kejadian tersebut," ujar Adam kepada wartawan, Rabu (6/5).
Lebih lanjut, Adam memastikan kasus serupa tidak akan terulang kembali di masa yang akan datang. Menurutnya kasus ini telah menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran agar senantiasa menjaga sikap dan menjadi teladan di ruang publik
"Ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya, semoga tidak ada lagi anggota yang melakukan pelanggaran," katanya.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid/wis) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

