Pencurian Kabel Sinyal KRL Greenline: 3 Titik Lokasi, 6 Zona Terganggu

CNN Indonesia
Jumat, 08 Mei 2026 18:50 WIB
Pencurian kabel axle counter di jalur KRL Daru-Parung Panjang terjadi di tiga titik, menyebabkan keterlambatan perjalanan. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyebut pencurian kabel perangkat axle counter terjadi tiga titik lokasi sepanjang track commuter line (KRL) lintasan Daru - Parung Panjang, Jumat (8/5).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menjelaskan, terungkapnya aksi pencurian itu berawal saat adanya laporan dari PPKA Stasiun Daru terkait adanya gangguan pada sejumlah track circuit dari jalur hulu maupun hilir.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ditemukan adanya pencurian kabel counting head axle counter oleh orang tidak dikenal di Km 50+5/6 pada lintas Daru-Parungpanjang," ujar Franoto dalam keterangan resminya.

Aksi pencurian itu berdampak pada enam zona perangkat axle counter yang mengalami gangguan. Menurutnya, perangkat persinyalan itu merupakan peralatan penting dalam sistem keselamatan perjalanan kereta karena berfungsi untuk mendeteksi keberadaan kereta pada lintasan jalur.

"Perangkat persinyalan dan sistem pendukung operasional di jalur rel merupakan bagian vital dari sistem keselamatan perjalanan kereta api," jelasnya.

Akibat aksi pencurian tersebut, sebanyak delapan perjalanan KRL pada jalur Green Line mengalami keterlambatan sekitar 28 menit.

Meski demikian, saat ini sistem persinyalan KRL lintasan Daru-Parung Panjang telah kembali normal setelah petugas melakukan perbaikan pada gangguan sistem perjalanan kereta yang disebabkan aksi pencurian tersebut.

"Pada pukul 07.05 WIB, seluruh gangguan dinyatakan normal kembali setelah dilakukan penggantian counting head," jelasnya.

Atas kejadian ini, Franoto meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke petugas atau aparat setempat apabila melihat adanya aktivitas orang tak dikenal yang mencurigakan di sekitar fasilitas perkeretaapian.

"KAI terus meningkatkan pengamanan aset perkeretaapian melalui patroli rutin dan koordinasi dengan aparat kewilayahan. Namun keselamatan perjalanan kereta api juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat," tuturnya.

(dod/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK