Jemaah Haji Termuda asal Aceh Bercita-cita Jadi Ulama
Saat usia yang masih belasan tahun, Muhammad Alfaruq Addawami kini menapaki perjalanan religi yang bahkan belum tentu bisa dijalani banyak orang dewasa di Indonesia saat ini.
Remaja atau Anak Baru Gede (ABG) asal Kabupaten Bener Meriah itu menjadi jemaah haji termuda asal Aceh tahun ini.
Alfaruq tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14 calon jemaah haji dari Aceh yang berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia bisa turut terbang ke Baitullah di Kota Mekkah bukan karena sudah mendaftar lebih dulu, melainkan sebagai pengganti ayahnya yang wafat pada 2021 lalu.
Saat berbincang, Alfaruq merasa senang bisa menunaikan rukun islam yang kelima.
"Alhamdulillah, senang sekali. Tidak pernah terpikir," ujar Alfaruq kepada wartawan di Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (19/5).
Sehari-hari, Alfaruq menjalani pendidikan di pondok pesantren. Oleh karena itu, kehidupannya tak jauh dari aktivitas belajar agama.
Dia pun mengaku cita-cita menjadi ulama perlahan tumbuh dari lingkungan tempat dirinya dibesarkan.
"Kalau cita-cita ingin jadi ulama," ujarnya.
Ibu Alfaruq, Nurhayati mengatakan ia bersama mendiang suaminya sebelumnya sudah mendaftar haji sejak 2012. Setelah penantian 14 tahun, kursi keberangkatan itu akhirnya diberikan kepada Alfaruq untuk menggantikan sang ayah.
Nurhayati mengatakan keputusan itu lahir dari kesepakatan seluruh keluarga dimana 2 kakak perempuan sudah ikhlas jika Alfaruq yang berangkat mendampingi ibunya.
"Sebelum saya pilih si abang (M. Alfaruq), ada kakaknya dua. Jadi kami sudah sepakat, saya tanya sama kakaknya ikhlas enggak kalau adiknya berangkat," kata Nurhayati.
Perempuan yang bekerja sebagai guru TK di Bener Meriah itu juga memastikan putranya memahami keputusan tersebut.
"Saya tanya juga ke si abang, 'Kalau kakaknya berangkat bagaimana, boleh enggak, ikhlas enggak. Jadi saya ajaklah si abang'," ujar Nuhayati.
Menurut Nurhayati, kedua kakak Alfaruq sebenarnya juga sudah terdaftar haji dan kini tinggal menunggu jadwal keberangkatan. Namun keluarga memilih memberangkatkan Alfaruq terlebih dahulu karena ia merupakan anak laki-laki.
Bagi Nurhayati, keberangkatan sang anak bukan hanya tentang menunaikan rukun Islam kelima. Lebih dari itu, ia berharap perjalanan spiritual tersebut dapat membentuk pribadi Alfaruq menjadi sosok yang berguna bagi banyak orang.
"Semoga jadi pemimpin yang saleh, bermanfaat. Semoga dengan haji ini bisa membawa manfaat," ucapnya.
Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Aceh, Arijal mengatakan saat ini sudah ada 5.095 jemaah haji asal Aceh yang sudah di tanah suci.
Kemudian kloter 14 atau terakhir akan berangkat pada Rabu (20/5) pagi sebanyak 390 jemaah.
"Ini kloter terakhir (kloter 14). Keseluruhan Jemaah haji embarkasi Aceh, 5.485 Jemaah, laki-laki 2.166 jemaah dan perempuan 3.319 jemaah," kata Arijal.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
