Pramono Resmikan Dua Embung di Jaksel, Klaim Mampu Kurangi Banjir

CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 02:30 WIB
Pemprov DKI Jakarta meresmikan dua embung baru untuk mencegah banjir. (CNN Indonesia/Kayla Nabima Azzahra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan dua embung atau kolam penampungan air untuk membantu mencegah banjir di Ibu Kota, yaitu Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan di Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kedua fasilitas ini punya area resapan yang sangat luas sehingga bisa menahan tumpahan air secara maksimal saat hujan deras turun.

"Rekan-rekan sekalian, hari ini Pemerintah DKI Jakarta meresmikan dua embung, yaitu Embung Pemuda Srengseng Sawah dan Embung Pesanggrahan. Yang catchment areanya, yang satu 500 lebih hektar, yang satu 300 lebih hektar, bisa mempunyai daya tampung kurang lebih 10 sampai dengan 20 persen air hujan ketika terjadi hujan," ujar Pramono di Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Meski fasilitas penangkal banjir ini sudah jadi, Pramono memberikan catatan penting kepada jajarannya.

Ia menyoroti masalah di mana pemerintah sering kali bisa membangun suatu fasilitas, tetapi lemah saat harus merawatnya.

"Sehingga penanganannya betul-betul harus dilakukan secara baik. Jangan kemudian kita bisa membangun tetapi tidak bisa merawat. Salah satu problem kita adalah hal yang berkaitan dengan merawat apa yang kita bangun," tegas Pramono.

Oleh karena itu, ia mewanti-wanti instansi terkait untuk benar-benar menjaga kondisi fisik kolam penampungan air tersebut.

Perawatan yang rutin dan tepat menjadi kunci agar embung bisa terus berfungsi dengan baik untuk menahan banjir.

"Untuk itu, untuk Embung Jagakarsa dan kemudian Srengseng Sawah saya minta betul maintenance-nya dilakukan secara baik," ujar Pramono.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar merinci, Embung Jagakarsa yang dibangun bertahap sejak 2023 hingga penataan lanskapnya rampung di 2025 ini, ditargetkan mampu menekan genangan di RW 05 dan RW 06 Lenteng Agung.

Fasilitas ini juga diandalkan untuk memecah debit air dari Kali Mampang menuju Kali Krukut.

"Embung ini memiliki kapasitas tampung air sebesar 13.692 meter kubik dengan luas catchment area mencapai 561 hektare," ujar Anwar.

Kemudian untuk Embung Pemuda yang penataan lanskapnya juga baru tuntas tahun ini, difokuskan secara khusus untuk meredam potensi banjir di kawasan Kelurahan Srengseng Sawah.

"Embung ini memiliki kapasitas tampung mencapai 34.872 meter kubik dan luas catchment area sebesar 374,73 hektare. Embung ini menjadi salah satu infrastruktur vital dalam sistem pengendalian air di wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.

Anwar juga memastikan penataan kawasan di sekitar kedua embung ini turut didesain untuk menghadirkan alternatif ruang publik dan rekreasi baru bagi warga.

"Keberadaan kedua embung ini tidak hanya memiliki fungsi teknis sebagai sarana pengendali banjir dan genangan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana konservasi air, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bermain, berekreasi, dan berolahraga," ujar Anwar.

(kna/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK