Sapi Kurban di Mojokerto Masuk Septic Tank, Evakuasi hingga 3 Jam

CNN Indonesia
Rabu, 27 Mei 2026 07:45 WIB
Seekor sapi kurban milik warga di Mojokerto berhasil dievakuasi setelah terperosok ke dalam lubang septic tank. (detikJatim/Enggran Eko Budianto)
Seekor sapi kurban milik warga di Mojokerto berhasil dievakuasi setelah terperosok ke dalam lubang septic tank. (detikJatim/Enggran Eko Budianto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor sapi kurban milik warga di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, berhasil dievakuasi setelah terperosok ke dalam lubang septic tank.

Proses penyelamatan, seperti diberitakan detikcom pada Rabu (27/5), memakan waktu lebih dari tiga jam dengan melibatkan belasan personel Damkar Pos 1 Mojoanyar BPBD Kabupaten Mojokerto hingga akhirnya hewan ternak itu berhasil diangkat dalam kondisi hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna mengangkat beban sapi dari lubang sedalam enam meter tersebut, petugas mengombinasikan dua tripod katrol sekaligus.

Namun, proses evakuasi berjalan lambat lantaran diameter lubang yang hanya berukuran sekitar satu meter mempersempit ruang gerak. Dua personel bahkan terpaksa turun langsung ke dasar lubang yang pengap untuk mengikat tubuh sapi.

Komandan Damkar Pos 1 Mojoanyar BPBD Mojokerto Sukamto menjelaskan sempitnya medan menjadi hambatan utama lapangan. Ikatan tali pada tubuh sapi juga dilaporkan berulang kali terlepas akibat kondisi satwa yang terus melemah di dalam lubang.

[Gambas:Video CNN]

"Kendalanya diameter lubang sangat sempit yang menyulitkan kami memasang tali pada sapi. Tali sempat lepas beberapa kali, karena kondisi sapi lemas sehingga molor," ujar Sukamto di lokasi kejadian, Selasa (26/5).

Petugas di lapangan harus berkejaran dengan waktu karena minimnya pasokan udara di dasar lubang berisiko membuat sapi mati lemas.

Sebagai langkah antisipasi, petugas sempat menyalakan mesin blower guna menyuplai oksigen tambahan ke dalam lubang. Operasi penyelamatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB ini baru benar-benar rampung pada pukul 19.20 WIB.

Ketegangan tidak berhenti sampai di situ. Saat hampir mencapai permukaan, petugas dan relawan harus mengerahkan tenaga ekstra karena ukuran tubuh sapi yang jauh lebih besar daripada diameter mulut septic tank.

Setelah perjuangan panjang, sapi kurban tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari lubang meskipun dalam kondisi sangat lemas.

(chri) Add as a preferred
source on Google