Ketua Timwas DPR Ungkap Hasil Pengawasan Haji 2026

CNN Indonesia
Kamis, 28 Mei 2026 11:39 WIB
Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2026 Cucun Ahmad Syamsurizal mengungkap hasil pengawasan yang dilakukan lembaganya terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
(CNN Indonesia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2026 Cucun Ahmad Syamsurizal mengungkap hasil pengawasan yang dilakukan lembaganya terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Catatan pertama terkait pelayanan kegiatan haji saat kedatangan jemaah di Madinah.

Cucun memandang bahwa pelayanan di Madinah menunjukkan lompatan perbaikan yang cukup besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lompatan salah satunya terjadi pada lokasi penginapan jemaah haji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penempatan jemaah tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi. Pokoknya kita sudah evaluasi semua Madinah dari Timwas ini, kita berharap dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan. Salah satu sejarah di era pemerintahan Pak Presiden Prabowo, Prabowo ini, betul-betul negara ini melayani dan dengan perangkatnya Kementerian Haji ini mengurus jemaah, melayani jemaah ini dengan hati dan dengan persiapan yang matang," katanya saat menjadi narasumber Program Spesial CNNIndonesia TV, Mengawal Perjalanan Ibadah Haji Jemaah Indonesia, Rabu (27/5).

Terkait dengan pengawasan di Makkah, Cucun mengungkapkan beberapa hasil pengawasan.

Pertama terkait penyediaan transportasi bagi jemaah.

Cucun mengatakan bahwa sampai dengan pelaksanaan puncak haji pada Selasa (26/5) kemarin atau saat wukuf di Padang Arafah, lanjut ke prosesi haji lainnya, tidak ada masalah berarti yang ditemukan oleh Tim Pengawas Haji DPR.

Menurutnya, penyediaan transportasi jemaah sudah terorganisir dengan baik.

"Kita awasi alhamdulillah di tahun ini sudah mulai terorganisir, walaupun masih ada keluhan di misalkan di sektor 7, 8, 9 karena berdampingan dengan jemaah Nigeria. Kadang-kadang berangkat, mereka ikut ke bisnya Indonesia. Nah, ini perlu ke depan ditertibkan," katanya.

Kedua, terkait penyediaan hotel. Cucun mengatakan Timwas Haji DPR masih menemukan jarak hotel melebihi 4,5 kilometer yang merupakan kesepakatan Panja DPR.

Syukurnya, kelebihan jarak itu bisa tertangani dengan bus Salawat ini.

"Agar ini tidak terjadi, ke depan ini kita bisa mem-booking hotel-hotel ini betul-betul yang tidak jauh jaraknya sehingga jemaah untuk menuju ke Masjidil Haram tidak terlalu jauh," katanya.

[Gambas:Youtube]

Selain jarak, Cucun mengatakan pihaknya juga menemukan ada kamar hotel yang ditempati jemaah secara berlebihan.

Catatan ketiga diberikan Timwas terkait konsumsi untuk jemaah. 

Menurutnya, konsumsi jemaah haji sekarang sudah mulai ramah untuk perut jemaah Indonesia.

"Nasinya kelihatannya ini nasi yang lebih ramah. Kemudian lauknya juga, walaupun masih ada komplain enggak terbiasa makan daging terus, kemudian makan ikan terus. Nah, ini kita apresiasilah peningkatan-peningkatan pelayanan, walaupun catatan-catatan banyak dari tim pengawas ini nanti akan kita lakukan evaluasi di Jakarta, rapat evaluasi dengan Kementerian Haji sebagai panitia pelaksana ibadah haji," katanya. 

(agt) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]