Bupati Serang Sebut Kurban 1.000 Domba Jadi Pilot Project Nasional
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, bersama PT Kurma Adzwa Farm (KAF) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), menggelar pemotongan 1.000 ekor domba kurban secara serentak pada Kamis (28/5).
Kegiatan dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H ini berlangsung di areal Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma'mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pemotongan hewan kurban seribu domba yang dilakukan secara serentak ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia. Langkah besar tersebut menandai awal program percontohan nasional dalam pengelolaan hewan kurban skala besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi pilot project se-Indonesia, karena baru kali pertama dilakukan pemotongan hewan sebanyak seribu domba dalam satu waktu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).
Ia melanjutkan, pihaknya mengapresiasi kontribusi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, beserta jajaran, serta Pemilik PT KAF, Ikhsan David. Kerja sama yang terjalin erat dalam bentuk kesepakatan bersama ini bertujuan murni untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat luas.
Ratu Zakiyah, sapaan akrab Bupati Serang, juga berharap kerja sama ini dapat terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya. Durasi kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ke depan membuka peluang peningkatan jumlah hewan kurban.
"Semoga ini terus berkelanjutan karena MoU selama 5 tahun. Insya Allah semoga ke depan jumlah pemotongan hewan kurbannya bisa bertambah," imbuh dia.
Sebagai informasi, distribusi daging kurban tersebut menyasar kepada 22.500 keluarga penerima manfaat yang dinilai betul-betul membutuhkan. Seluruh penerima tersebar di wilayah desa se-Kabupaten Serang dan masuk dalam kategori data kesejahteraan desil satu sampai tiga.
Di sisi lain, Mendes PDT, Yandri Susanto, memaparkan kementerian sebelumnya telah menandatangani kesepakatan bersama dengan PT KAF. Kerja sama strategis tersebut bertujuan nyata untuk melahirkan desa-desa pusat peternakan domba, sapi, maupun kambing di berbagai daerah.
"Dan ini sudah terlaksana, alhamdulillah sudah terealisasi," katanya.
Pemilihan Kabupaten Serang sebagai lokasi peluncuran program didasarkan pada kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki daerah tersebut. Peninjauan menyeluruh telah dilakukan mulai dari aspek kedatangan hewan, pemeriksaan kesehatan, hingga kesiapan para juru sembelih halal.
Pelaksanaan teknis di lapangan juga melibatkan pengawasan ketat dari tim dokter hewan yang kompeten. Penjaringan penerima manfaat dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kepala desa untuk memastikan bantuan pangan ini tepat sasaran.
"Nah, ini mungkin cara kita untuk memastikan koordinasi itu benar adanya dan kolaborasi itu terasa manfaatnya," pungkas Yandri.
(rir) Add
as a preferred source on Google