Detik-Detik Mahasiswa Universitas Padang Tertembak Peluru Nyasar

CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2026 07:55 WIB
Ilustrasi. Insiden penembakan peluru nyasar di Universitas Negeri Padang melukai dua orang, termasuk mahasiswa. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Padang, CNN Indonesia --

Insiden penembakan yang diduga peluru nyasar terjadi di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (2/6) petang.

Peristiwa itu menyebabkan dua orang dan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapat perawatan medis. Salah satu korban diketahui merupakan mahasiswa dan satu lainnya keluarga mahasiswa.

"Memang iya ada mahasiswa UNP yang diduga terkena tembakan peluru nyasar," kata Sekretaris UNP, Erianjoni kepada wartawan.

"Mahasiswa sosiologi dan satu korban lainnya adalah keluarga mahasiswa yang sedang menunggu," sambungnya.

Erianjoni menerangkan insiden dugaan peluru nyasar tersebut terjadi pada sore hari di sekitar kawasan Rektorat. Saat kejadian, mahasiswa tengah merayakan hasil ujian seminar proposal.

"Biasa anak-anak habis ujian Seminar Proposal, merayakan dengan bersukacita dengan teman-teman. Lalu, mereka terkena tembakan peluru nyasar. Mahasiswa itu perempuan. Satu lagi keluarga mahasiswa yang sedang menunggu adiknya sepertinya," tutur dia.

Sementara itu, menurut keterangan tertulis, Humas UNP menjelaskan kronologi penembakan tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB. Diduga peluru berasal dari lokasi Latihan Tembak TNI di Lapai, yang berjarak 800 meter dari kampus Induk Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar Padang.

"Akibat peristiwa kecelakaan ini menyebabkan dua korban terkena peluru tersebut yakni Nova Wirantika (25 Tahun) mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP dan Guruh Guino (bukan mahasiswa UNP) yang merupakan teman dari salah seorang mahasiswa UNP. Kedua korban dalam posisi duduk bersama dengan teman-temannya di alun-alun depan Rektorat UNP," tulis UNP.

Rektor UNP Krismadinata yang saat itu berada di sekitar TKP, langsung turun tangan dengan menghubungi pihak Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol dan Komandan Batalyon 133, termasuk KABINDA serta Polsek Padang Utara untuk berkoordinasi terkait dengan peristiwa tersebut.

"Di saat bersamaan Tim medis UNP segera melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat RS Hermina Padang dengan menggunakan ambulans UNP untuk penanganan segera. Korban Nova Wirantika harus menjalani operasi malam ini, karena selongsong peluru masih bersarang di paha kirinya, sedangkan setelah mendapat tindakan medis di RS Hermina," ujarnya.

Lalu korban Guruh Guino telah ditangani oleh tim medis dan dipindahkan untuk proses pemulihan di RS Tentara Rekso Sudiryo Ganting Padang.

"Dalam penanganan kecelakaan pihak Pangdam Tuanku Imam Bonjol sangat bertanggung jawab mulai dari Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kasdam, Danrem, Dandim, dan staf TNI lain serta beberapa dokter TNI hadir di RS Hermina untuk memberikan pertolongan segera," lanjutnya.

Sementara itu, Kapendam XX Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kav Taufiq membenarkan adanya dugaan peluru nyasar yang mengenai mahasiswa di UNP. Kendati demikian pihaknya masih melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal penembakan tersebut.

"Memang benar ada kejadian, ada dua masyarakat kita yang kena peluru nyasar, namun yang belum bisa dipastikan apakah peluru itu berasal dari anggota kodam kita yang sedang latihan atau bukan," ungkapnya.

Ia juga mengatakan pada saat kejadian, ada kegiatan latihan penembakan yang dilakukan dari pagi hingga sore hari. 

"Latihan yang dilakukan Batalion DTP Singgalang itu dari pagi hingga sore menggunakan senjata laras panjang. Lokasi latihan sekitar 800 meter dari kampus," katanya.

Menurutnya saat ini TNI fokus pada penanganan korban dan melakukan investigasi lanjutan. TNI juga menyatakan akan menanggung semua pembiayaan atau perawatan sampai korban sembuh.

Pantauan CNNIndonesia.com, kawasan sekitar UNP dijaga ketat oleh aparat usai insiden tersebut. Selain itu, pengamanan ketat juga terpantau di RS Hermina Padang tempat korban dirawat.

(dis/ned/isn)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Penembakan di Islamic Center

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK