Banjir di Luwu Utara Sulsel: 12 Ribu Jiwa Terdampak, Ratusan Mengungsi

CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2026 16:02 WIB
Banjir kembali kepung Luwu Utara Sulsel. (ANTARA FOTO/ARNAS PADDA)
Makassar, CNN Indonesia --

Banjir di 29 desa yang berada di tujuh kecamatan wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat 12.307 jiwa terdampak hingga ratusan mengungsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara mencatat hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (13/5) membuat debit air di Sungai Rongkong, Sungai Masamba, Sungai Baliase, Sungai Kanjiro dan Sungai Bungadidi meluap.

"Luapan sungai turut membawa material kayu dan lumpur dari kawasan pengunungan yang memperparah kondisi banjir," kata anggota tim BPBD Lutra, A Zulkarnain.

"Tujuh kecamatan terendam yakni, Kecamatan Baebunta Selatan, Malangke Barat, Malangke Mappedeceng, Bone-Bone dan Tanalili," tambahnya.

Menurut dia, sampai Rabu sore, masih ada tujuh kecamatan terdampak banjir.

"Tiga kecamatan yang cukup parah. Kondisi air saat ini belum berubah," ungkapnya.

Banjir tercatat berdampak pada 12.307 jiwa dan 110 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Kemudian ada 34 unit fasilitas ibadah yang ikut terendam, 10 unit fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan ada 27 unit. Kemudian ada 6 jembatan yang mengalami kerusakan dan 121.000 kilometer jalan terendam," jelasnya.

Dampak banjir ini juga, kata Zulkarnain terdapat 558 jiwa warga lanjut usia (lansia) dan 330 jiwa balita.

"Total ada 3.557 kepala keluarga (KK), kemudian ada 29 ibu hamil dan disabilitas ada 6 orang," sebutnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah merespon bencana tersebut dengan menetapkan status tanggap darurat yang berlangsung mulai tanggal Kamis (18/5) hingga Selasa (16/6).

(mir/dal)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK