55 Dapur MBG di Batam Tak Beroperasi, Anggaran Diklaim Belum Turun

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 23:00 WIB
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di sela peninjauan fasilitas dapur dalam rangkaian acara Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Semarang, Jawa Tengah, Kamis
Ilustrasi. Dapur MBG di Batam tak beroperasi diklaim tak ada anggaran. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Batam, CNN Indonesia --

Lebih dari 50 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ditutup sementara alias tidak beroperasi, Senin (8/6).

Koordinator MBG wilayah Batam Defri Fernaldi mengatakan penutupan ini dilakukan lantaran belum turunnya anggaran yang ditransfer ke daerah untuk operasional SPPG yang ada di Kota Batam.

"Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG," katanya saat  dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Defri mengatakan bahwa SPPG akan beroperasi ketika anggaran dari APBN sudah masuk ke dalam virtual akun (VA) SPPG. Dia menyebut, SPPG dilarang melakukan operasional jika anggaran tersebut belum masuk dan juga dilarang menggunakan dana talangan dari mitra.

"Informasi tambahan yang kami terima adalah SPPG yang belum mendapatkan anggaran, akan dilakukan top up hari ini, Senin (8/6) dari tim keuangan dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Dan akan mulai operasional kembali setelah anggaran tersebut masuk ke dalam VA," ujarnya

Berikut data sementara jumlah SPPG berhenti operasi:

1. 15 dari 21 SPPG di Kec. Batam Kota
2. 12 dari 32 SPPG di Kec. Sagulung
3. 1 dari 4 SPPG di Kec. Batu ampar
4. 7 dari 18 SPPG di Kec. Batu Aji
5. 7 dari 15 SPPG di Kec. Sei Beduk
6. 6 dari 8 SPPG di Lubuk Baja
7. 6 dari 13 SPPG di Kec. Bengkong
8. 1 dari 1 SPPG di Kec Belakang Padang

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang membantah isu penyaluran dana program MBG terhambat atau dihentikan.

Menurut dia, pencairan dana untuk operasional program telah dilakukan sejak Jumat (5/6) lalu dan kembali dilanjutkan pada awal pekan ini. Nanik mengatakan sebagian informasi yang beredar terkait kendala penyaluran dana MBG tidak sepenuhnya benar.

"Sebagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat," kata Nanik usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6).

Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya laporan sejumlah SPPG alias dapur MBG yang menghentikan sementara operasional karena mengaku belum menerima dana operasional dari pusat.

Dalam kesempatan sama, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut dana untuk sejumlah SPPG yang sebelumnya menjadi perhatian juga telah masuk ke rekening penerima.

"Yang 27 (SPPG) itu sudah masuk (dananya)," ujar Agustina.

(arp/dal) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]