Aksi di DPRD Solo, Dua Mahasiswa Sempat Diamankan Polisi
Aksi demonstrasi di depan DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/6) memanas setelah polisi menciduk dua peserta aksi.
Salah satu saksi mengaku melihat dua orang demonstran dibawa menjauh dari kerumunan massa oleh diduga aparat.
Insiden itu kemudian memicu amarah massa aksi. Para demonstran yang awalnya menyerukan perbaikan ekonomi beralih mendesak polisi untuk membebaskan rekan mereka.
Massa yang berkumpul memenuhi Jalan di depan DPRD Kota Solo pun terpecah. Berdasarkan pantauan, sebagian mendatangi Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo di gerbang DPRD.
"Bebaskan kawan kami," teriak massa.
Mereka memaksa Catur untuk memerintahkan anggotanya melepas dua demonstran yang ditahan. Beberapa orang yang mendatangi Catur membentak hingga memakinya.
Setelah cukup lama berunding, akhirnya setuju melepas dua demonstran yang sempat ditahan.
"Tadi kita mendengar informasi ada dua teman kita yang diculik oleh Polisi. Tapi sekarang sudah dibebaskan," kata orator di mobil komando.
Hingga saat ini, aksi di depan DPRD Kota Solo masih berlangsung. Massa mendesak pemerintah menghentikan program-program populis yang membebani APBN.
Selain di Solo, aksi terkait juga terjadi di sejumlah kota seperti di Bandung pada Kamis (11/6) lalu. Dan, hari ini massa gabungan mahasiswa juga melakukan aksi di Jakarta yang saat ini masih tertahan di sekitar Bundaran HI.