Polda Metro Kerahkan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman

CNN Indonesia
Senin, 15 Jun 2026 08:54 WIB
Ilustrasi. Sejumlah anggota Polda Metro Jaya ikut apel siaga beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia menyambut kunjungan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, pada Senin (15/6) pagi ini.

Rangkaian acara kenegaraan pun digelar dari mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai.

Demi menjaga keamanan kunjungan Presiden Federal Jerman itu, Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ratusan personel ini diterjunkan ke berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian acara kenegaraan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

"Kami memastikan bahwa seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif," kata Budi dalam keterangannya, Senin pagi.

Budi menuturkan Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pengamanan VIP secara profesional, adaptif, dan humanis melalui koordinasi taktis yang matang bersama unsur Paspampres dan jajaran TNI.

Sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada tamu negara serta jaminan keselamatan rombongan, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan skema pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol.

Rute utama lintas kenegaraan yang akan mendapatkan atensi pengamanan di antaranya Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara hingga Jalan Perwira.

Budi menyampaikan kepolisian tidak menerapkan skema penutupan arus lalu lintas secara permanen di sepanjang rute perlintasan tersebut. Hal ini dilakukan demi memitigasi penyumbatan arus dan menjaga kenyamanan mobilitas warga DKI Jakarta.

"Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya akan diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional, yakni pada saat rombongan rangkaian tamu kenegaraan melintas di lokasi," tutur dia.

"Setelah rombongan melewati titik tersebut, personel di lapangan akan langsung membuka kembali arus lalu lintas secara normal guna kenyamanan pengguna jalan lain," sambungnya.

Budi menjelaskan bahwakepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan lalu lintas yang mungkin timbul selama rangkaian kunjungan kenegaraan berlangsung.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya mengimbau kepada yang hendak melintasi jalur-jalur protokol tersebut agar dapat berangkat lebih awal serta mematuhi instruksi, arahan, dan rambu-rambu yang diarahkan oleh petugas kepolisian di lapangan.

Warga juga dipersilakan untuk memanfaatkan rute-rute alternatif yang tersedia selama kegiatan berlangsung.

Merujuk ke lamar resmi Presiden Jerman, Der Bundesprasident, selain bertamu ke Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Steinmeier juga disebut akan berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

Dia juga bakal menjajal terowongan silaturahmi yang menghubungkan dua rumah ibadah tersebut.

"Selama kunjungannya ke Masjid Istiqlal, Presiden Federal akan diberi tur keliling tempat ibadah tersebut sebelum berjalan melalui Terowongan Persahabatan menuju Katedral Katolik Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga yang berada di seberang masjid. Pertemuan ini akan menunjukkan pentingnya toleransi beragama di Indonesia," demikian dikutip dari laman resmi Presiden Federal Jerman itu.

Selain itu, Steinmeier disebut juga akan turut dalam diskusi ahli atau thinktank di Jakarta.

"Presiden Federal kemudian akan berpartisipasi dalam diskusi ahli dengan perwakilan lembaga pemikir lokal tentang kekuatan menengah, dan peran mereka dalam tatanan global yang berubah," sambungnya.

Kemudian, bersama Prabowo, Steinmeier disebut akan menekankan tujuan bersama untuk lebih memperluas kerja sama di bidang bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, dan budaya.

"Pada saat yang sama, mereka akan menggarisbawahi pendirian bersama tentang demokrasi, tatanan berbasis aturan, dan keterlibatan multilateral yang kuat di Indo-Pasifik," demikian agenda Steinmeier di Indonesia dikutip dari laman tersebut.

Selanjutnya, setelah agenda di Indonesia selesai, Steimeier akan terbang ke Manila untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina.

Sebagai catatan, ini pertama kalinya Steinmeier berkunjung ke Indonesia di era Presiden RI Prabowo Subianto. Pada era kepresidenan sebelumnya, Steinmeier juga pernah menjadi tamu negara Indonesia pada 2022 lalu.

(kid/dis/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK