Kejagung Serahkan Penelusuran Aset Eddy Tansil Rp51,6 M ke Menkeu
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebesar Rp1,029 triliun, Senin (15/6).
Dari jumlah tersebut, ada aset terpidana kasus korupsi Eddy Tansil senilai Rp51,6 miliar. Eddy Tansil diketahui buron sejak awal Mei 1996 silam.
"Dalam kesempatan ini juga dapat kami laporkan bahwa PPA berhasil melakukan penelusuran aset atas nama terpidana Eddy Tansil berupa uang sebanyak R 51.682.537.000 (Rp51,6 miliar)," kata Kepala BPA Kejagung RI, Kuntadi dalam sambutannya di Kantor BPA Kejagung RI, Jakarta Selatan, Senin pagi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy Tansil buron sejak melarikan diri dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pada 4 Mei 1998. Dia merupakan narapidana kasus korupsi pembobolan kredit Bank Bapindo sebesar Rp1,3 triliun dan divonis hukuman penjara selama 20 tahun.
Karena nilai pembobolannya saat itu, kasus korupsi Eddy Tansil terbilang kelas kakap di era Orde Baru (Orba) tersebut.
Pria yang buron sejak lebih dari 30 tahun silam itu, pada 2013 silam terlacak di China. Namun, hingga saat ini masih belum bisa diamankan aparat Indonesia.
PNBP Hasil BPA Fair 2026
Penyerahan PNBP hasil BPA Fair 2026 itu dilakukan langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Menkeu Purbaya. Ketua LPSK Achmadi dan perwakilan bank Himbara juga hadir dalam penyerahan ini.
Secara keseluruhan, PNPB hasil BPA Fair 2026 senilai Rp978,1 miliar (Rp978.191.839.000). Penyerahan uang hasil lelang yang harus diserahkan kepada korban sebesar Rp19,1 miliar (Rp19.124.065.000).
Kemudian, hasil pelacakan aset bidang tanah dan bangunan senilai Rp30,9 miliar (Rp30.998.000.000). Sehingga total penyerahan hasil PNPB ke Menkeu Purbaya senilai Rp1,029 triliun.
"Dengan demikian, pada hari ini jumlah total uang tunai yang akan kami serahkan ke Kementerian Keuangan sebesar Rp 1.029.874.376.628," ujar Kuntadi.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid/ugo) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
