Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini, Polisi Imbau Patuhi Aturan
Aparat kepolisian mengerahkan 6.675 personel gabungan yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakpus dan polsek jajaran untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Jakarta, pada Senin (15/6)ini.
Polisi mengimbau mahasiswa yang menggelar aksi di sejumlah titik di Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib dan sesuai aturan yang berlaku.
Diketahui sejumlah elemen mahasiswa akan menggelar aksi demo pada Senin ini. Demo rencananya akan digelar di sejumlah titik, di antaranya di depan Gedung DPR/MPR RI, kawasan Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ribuan personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
"Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," kata Budi kepada wartawan, Jakarta, Senin.
Budi menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.
Budi pun mengimbau mahasiswa yang ikut dalam aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya secara tertib.
"Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama," ucap dia.
Kepolisian juga menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
"Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif," tutur dia.
Di sisi lain, Budi menyebut pihaknya juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan.
Rekayasa arus lalu lintas, kata dia, akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.
Budi pun mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, pada hari ini juga, Jakarta sedang kedatangan tamu kenegaraan yakni Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier.
Steinmeier bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Jalan Medan Merdeka Utara.
Setelahnya, dia disebut akan berkunjung ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta, serta menjajal Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan dua rumah ibadah itu.
Pekan lalu, aksi unjuk rasa juga dilakukan para mahasiswa di Jakarta. Rencana aksi yang semula akan dilakukan di kawasan Bundaran HI, diadang aparat.
Berdasarkan pantauan pekan lalu, massa mahasiswa tertahan di area Tosari--tak jauh dari Bundaran HI.
Gelombang aksi mahasiswa dan kelompok sipil juga berlangsung di sejumlah kota sejak pekan lalu.
Beberapa di antaranya di Bandung pada Kamis (11/6), Solo pada Jumat (12/6), dan Yogyakarta pada Sabtu (13/6).
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

