Timwas DPR: Prabowo Ingin Pangkas Masa Tunggu Haji Lebih Cepat Lagi

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 07:28 WIB
Timwas DPR: Prabowo Ingin Pangkas Masa Tunggu Haji Lebih Cepat Lagi
Mensesneg Prasetyo Hadi (tengah) bersama Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (kedua kiri), Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal (kedua kanan), dan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (17/6/2026).(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajarannya untuk memangkas masa tunggu haji yang saat ini mencapai 26 tahun.

Namun, sambungnya, Prabowo mengaku ingin memangkas masa tunggu haji itu lebih cepat lagi.

"Beliau menyampaikan tadi, kalau bisa tolong lebih cepat lagi. Seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang," ujar Cucun usai bertemu dengan Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6) dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam siaran pers itu disebut saat bertemu Prabowo di kediaman pribadinya tersebut, Cucun mengatakan pihaknya bersama Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan laporan terkait pelaksanaan ibadah Haji 1447 Hijriah.

Pada kesempatan itu, Prabowo meminta jajarannya untuk menyusun mekanisme agar masa tunggu haji dapat dipersingkat.

Cucun mengatakan masa tunggu haji merupakan salah satu isu yang paling menjadi perhatian Prabowo dalam penyelenggaraan ibadah rukun Islam kelima kaum muslim tersebut.

Dia pun mengapresiasi upaya pemerintah yang tahun ini berhasil memangkas masa tunggu haji dari sekitar 35 hingga 40 tahun menjadi 26 tahun.

"Concern beliau yang kami sangat apresiasi tadi itu ingin bagaimana antrean ini, yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun, melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Pak Wamen, semua bekerja, sudah bisa ditekan sampai 26 tahun," ujar politikus Golkar itu.

Lewat siaran pers yang sama, Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengonfirmasi Prabowo meminta pihaknya mencari berbagai alternatif solusi guna mewujudkan hal tersebut, meskipun jemaah haji yang berangkat tahun ini rata-rata telah menunggu selama 13 hingga 14 tahun.

Menurutnya memang masa tunggu haji maksimal 26 tahun telah dilakukan pemerintah tahun ini, tapi Prabowo menilai masih perlu dipersingkat lagi.

"Beliau berpikir, coba carikan cara bagaimana bisa lebih cepat lagi. Dan kita dan teman-teman DPR masih harus berpikir keras untuk bisa mewujudkan itu," ujar pria yang karib disapa Gus Irfan itu.

(ugo) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]