WHAT THE FACT POLITICS

Ahmad Ali Pastikan Jokowi akan Gabung PSI

CNN Indonesia
Sabtu, 20 Jun 2026 08:40 WIB
Ahmad Ali pastikan Jokowi akan gabung ke PSI. (CNN Indonesia/Ilham)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali memastikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan bergabung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Saya pastikan seperti itu, masuk PSI ya, jabatannya apa, bukan urusan saya," kata Ahmad Ali dalam podcast What the Fact Politics CNN Indonesia, Jumat (19/6).

Ahmad Ali menyampaikan saat ini internal PSI tengah fokus membangun struktur partai yang kokoh.

Ia mengatakan dirinya jadi salah satu orang yang ditugaskan membenahi struktur PSI tersebut. Selain itu, Ali juga menyampaikan niatan Jokowi berkeliling Indonesia.

Ia mengaku heran terhadap pihak-pihak yang mempertanyakan langkah Jokowi itu. Padahal, menurutnya hal itu sangatlah wajar, terlebih bagi Jokowi yang merupakan presiden selama dua periode.

"Itu adalah wujud terima kasih dia selesai menjabat, sepatutnya dia kemudian mendatangi semua wilayah untuk berterima kasih," ucap Ali.

Jokowi dijadwalkan akan blusukan keliling Indonesia. Ia dijadwalkan mengawalinya dengan tiga titik awal rencana kunjungan, yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat.

Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengatakan ketiga provinsi itu hanyalah pembuka dari kegiatan kunjungan Jokowi yang rencananya akan digelar pada Juni bulan ini.

"Karena tidak mungkin sekali kunjung itu 38 Provinsi. Maka nanti secara bertahap diawali dengan 3 provinsi ini dilanjutkan dengan yang lainnya," ujarnya dalam program Inside Politics di CNN Indonesia, pada Selasa (2/6).

Ia mengatakan dalam setiap kunjungan itu, rencananya juga ada banyak kota yang akan didatangi Jokowi. Bestari menyebut kunjungan Jokowi itu juga tidak terbatas hanya untuk menemui kader PSI semata.

Bestari mengatakan Jokowi juga akan bertemu dengan kelompok relawan atau pendukungnya hingga tokoh masyarakat setempat yang telah memberikan undangan.

Meski begitu, ia membantah jika kunjungan Jokowi itu disebut sebagai kampanye politik. Ia mengklaim kegiatan itu murni semata-mata untuk memenuhi undangan dari masyarakat.

(mnf/dal)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK