Kemensos dan TNI Godok Skema Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan TNI dalam program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat. Sekitar 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) akan terlibat dalam proses pembinaan, dengan skema lima orang Taruna bertanggung jawab terhadap satu sekolah untuk memberikan sejumlah materi, seperti soal kerapian pakaian hingga kamar asrama.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial Letjen Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).
Wamensos Agus Jabo menyebut, kerapian menjadi salah satu hal yang mendapatkan atensi dari Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti setelah ada skema ya antara Mabes TNI dengan Kemensos, c.q. (dalam hal ini) di bawah Kemenhan, itu nanti rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian," kata Agus Jabo.
Menurutnya, pembinaan ini penting untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin. Sejak proyek Sekolah Rakyat dimulai, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf pun disebut telah menyadari bahwa akan diperlukan pembinaan untuk disiplin dari kebiasaan lama ke habitat baru.
"Dan sejak awal kita sudah minta sebetulnya ke TNI/Polri untuk ikut terlibat dalam proses pembinaan itu. Jadi kalau kemudian ke depan nanti kita melaksanakan ini, ya enggak ada masalah, itu (sesuai) Inpres (Inpres Nomor 8 Tahun 2025)," tambah Agus Jabo.
Di kesempatan yang sama, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha menyampaikan, pihaknya akan mengirimkan sebanyak kurang lebih 1.000 Taruna Tingkat 1 dan Tingkat 2 untuk melaksanakan pembinaan pembentukan karakter ini di 178 titik Sekolah Rakyat.
"Nanti kami siapkan seribu orang, itu termasuk pengasuhnya Taruna. Jadi nanti Taruna yang kami kirim itu Tingkat 1 dan Tingkat 2," ujar Wisnu.
Saat ini, Mabes TNI dan Kemensos terus mematangkan skema pelaksanaan program pembinaan siswa Sekolah Rakyat. Kegiatan direncanakan mulai dilakukan pada awal Agustus 2026 dalam kurun waktu satu minggu, dengan materi mencakup teknik menyetrika baju seragam, merapikan seprei dan lemari pakaian, hingga cara menyemir sepatu.
(rea/rir) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]