Canda Prabowo soal Panglima dan Kapolri Sulit Diganti

CNN Indonesia
Kamis, 25 Jun 2026 11:16 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Apel ini menandai kesiapan negara dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Le
Dalam sambutannya di Penas Petani dan Nelayan, Prabowo bercanda soal Panglima TNI dan Kapolri yang sulit diganti karena nama mereka. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sukar diganti karena nama keduanya mengandung nama dirinya.

Ia menyampaikan itu dalam sambutannya di pada Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu (24/6).

"Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ucapan Prabowo itu pun sontak disambut sorak sorai para hadirin di lokasi.

Momen sorak sorai hadirin juga terjadi saat Prabowo menyapa Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

"Baru Letkol, Letkol kok disambut kaya begitu, yang presiden aku," kelakar Prabowo merespons sorak sorai hadirin.

Begitupula dengan momen Prabowo menyebut nama Sherly yang disambut meriah oleh masyarakat yang hadir di lokasi.

"Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda," kata Prabowo disambut sorak sorai masyarakat.

Prabowo pun tersenyum melihat reaksi warga tersebut. Setelah sorakan mereda, Prabowo melanjutkan bicara.

Sherly juga berdiri seraya tersenyum lebar saat dipanggil Prabowo dan disambut hangat hadirin di lokasi.

"Seperti menang Piala Citra," kata Prabowo.

[Gambas:Youtube]

(mnf/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]