Gubuk Petani Dikepung Kawanan Gajah di Lampung, Satu Orang Tewas

CNN Indonesia
Jumat, 26 Jun 2026 22:30 WIB
Seorang buruh tani di Lampung Barat tewas setelah berusaha melarikan diri dari kawanan gajah liar. Korban ditemukan di jurang dekat gubuknya.
Ilustrasi. Seorang buruh tani di Lampung Barat tewas setelah berusaha melarikan diri dari kawanan gajah liar. Korban ditemukan di jurang dekat gubuknya. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Konflik antara hewan liar dan manusia terjadi di Kabupaten Lampung Barat, Lampung, tengah pekan ini.

Kepolisian melaporkan ada gubuk petani yang dikepung kawanan gajah di Kecamatan Suoh, Rabu (24/6) malam. Terkait peristiwa itu dilaporkan ada seorang buruh tani, Jumadi (54) ditemukan meninggal dunia di sekitar gubuk area kebun Pekon Sumber Agung, Kecamatan Suoh tersebut.

Korban diduga tewas setelah berusaha menyelamatkan diri saat kawanan gajah liar mendekati gubuk tempatnya berlindung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasatreskrim Polres Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira mengatakan, peristiwa itu bermula pada Rabu hampir tengah malam lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat itu, kata dia, tiga orang yang berada di rumah singgah di kebun milik Widodo dilaporkan tidak bisa keluar karena dikepung kawanan gajah liar di kawasan yang berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Mendapat laporan tersebut, warga bersama relawan satgas segera menuju lokasi. Namun setibanya di kebun, mereka mendapati rumah singgah yang ditempati ketiga orang itu telah dirusak kawanan gajah.

"Dua orang, yakni Widodo dan Sigit, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meski mengalami trauma. Sementara Jumadi tidak berada di lokasi," kata Rudy, Jumat (26/6) dikutip dari detikSumbagsel.

Pencarian terhadap korban langsung dilakukan hingga Kamis (25/6) dini hari, namun belum membuahkan hasil. Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada Kamis pagi.

"Sekitar pukul 09.00 WIB, Jumadi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area lereng atau jurang yang berjarak sekitar 50 meter dari gubuk tempat mereka sebelumnya berlindung," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas Sri Mulyo, korban mengalami memar pada bagian pinggang belakang, luka lecet di bibir bawah, serta lecet pada lutut kanan.

"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Berdasarkan keterangan para saksi, korban diduga berusaha melarikan diri saat gajah liar mendekati gubuk. Korban diduga diseruduk gajah hingga terjatuh ke jurang," ujarnya.

Rudy menerangkan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jasad korban, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan pihak TNBBS untuk penanganan lebih lanjut.

Rudy mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar kawasan hutan yang menjadi jalur lintasan gajah liar guna menghindari kejadian serupa.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memahami jalur perlintasan gajah, dan menghindari aktivitas di sekitar kawasan TNBBS apabila terdapat potensi kemunculan satwa liar," katanya.

Baca berita lengkapnya di sini.

[Gambas:Youtube]

(tim/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]