Komisi III: Polri Bongkar Penyelundupan Hampir Rp1 T Jadi Catatan Emas

CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2026 02:02 WIB
Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/12).
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai keberhasilan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan Polri mengungkap berbagai kasus penyelundupan dengan total nilai hampir Rp1 triliun sebagai catatan emas bagi Korps Bhayangkara. (CNN Indonesia/Arief Bimaputra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai keberhasilan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan Polri mengungkap berbagai kasus penyelundupan dengan total nilai hampir Rp1 triliun sebagai catatan emas bagi Korps Bhayangkara.

Menurutnya, capaian itu menunjukkan respons cepat Polri menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat pemberantasan penyelundupan demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selaku Ketua Komisi III DPR RI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan acungan jempol kepada Polri, khususnya Satgas Gakkum Penyelundupan, atas respons yang sangat cepat, taktis, dan progresif dalam menindaklanjuti perintah Bapak Presiden RI untuk memberantas segala bentuk penyelundupan di tanah air," kata Habiburrahman dalam keterangan tertulis, Senin (29/6).

Habiburokhman mengatakan hanya dalam waktu empat hari setelah instruksi keluar, Satgas yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu telah menunjukkan kinerja dan berdampakp bagi stabilitas ekonomi nasional.

"Keberhasilan dalam membongkar kasus-kasus penyeludupan seperti 57 ribu unit handphone asal China, bawang putih, bawang merah dan cabai kering asal China, India dan Belanda seberat 25 ton dan juga pakaian bekas impor asal Korea Selatan senilai Rp669 miliar, jika ditotalkan hampir Rp1 triliun menjadi catatan emas bagi Korps Bhayangkara," katanya.

Komisi III DPR, kata dia, mendukung penuh langkah tanpa kompromi yang dilakukan Polri.

"Kami berharap momentum ini terus dijaga, dikejar sampai ke akar-akarnya, dan tidak kendor," ujarnya.

Mengutip detik.com, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan Polri Dittipideksus Bareskrim Polri telah menyelamatkan keuangan negara hampir Rp 1 triliun dari berbagai kasus impor ilegal dalam dua bulan terakhir.

Beberapa kasus yang diungkap adalah penyeludupan handphone iPhone dan Android bekas.

Dari hasil penggerebekan di empat lokasi di wilayah Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara; dan Sidoarjo, Jawa Timur, pada 15 dan 16 April lalu, penyidik menyita sekitar 50 ribu unit iPhone dan Android beserta sparepart, LCD, baterai serta komponen lainnya dengan nilai mencapai Rp250 miliar.

Kemudian pada 17 April, Satgas Gakkum Lundup juga menggeledah dua gudang di Pontianak, Kalimantan Barat. Dari dua lokasi tersebut, polisi menyita bawang putih, bawang merah, dan cabai kering seberat 23 ton dan dikirim dari China, India, dan Belanda dengan nilai perputaran usaha diperkirakan mencapai Rp24 miliar per tahun serta beberapa kasus lain.

(yoa/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]