Seskab Teddy: Peserta Magang Nasional 2026 Terima Gaji Rp3,5-6 juta

CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2026 19:46 WIB
Seskab Teddy menyebut peserta Program Magang Nasional (PMN) 2026 akan mendapat gaji Rp3,5-6 juta per-bulan, bergantung pada upah minimum kabupaten/kota tempat peserta bekerja. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Program Magang Nasional (PMN) 2026 yang diluncurkan pemerintah menawarkan gaji bagi peserta magang berkisar Rp3,5-6 juta per-bulan, bergantung pada upah minimum kabupaten/kota tempat peserta bekerja.

"Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per-bulan tergantung upah minimum Kabupaten/Kota tempat ia bekerja," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya di Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Selasa (30/6).

Teddy menyebut 30 persen dari 100 ribu peserta Program Magang Nasional yang diselenggarakan pemerintah langsung mendapatkan kerja.

"Menariknya, sesuai data Kemenaker di 2025 lalu setelah Program magang selesai dari 100 ribu peserta, sekitar 30 persennya atau 30 ribu pesertanya langsung diterima sebagai pekerja tetap," kata Teddy 

Selain itu, Teddy menyebut 30 persen peserta lainnya tengah menunggu panggilan kerja dalam 2-3 bulan ini.

Teddy menyampaikan angka itu menunjukkan bahwa program ini merupakan jembatan bagi mahasiswa yang lulus untuk dapat langsung bekerja dan mendapat penghasilan.

Ia mengatakan bahwa salah satu pekerjaan rumah pemerintah sejak dulu adalah bagaimana caranya agar mahasiswa S1 yang lulus kuliah, bisa langsung mendapat pekerjaan dan mendapat penghasilan.

"Artinya program ini juga adalah jembatan nyata bagi mahasiswa yang lulus untuk dapat langsung bekerja dan mendapat penghasilan," ujarnya.

Teddy menyebut PMN ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun ini program itu juga tidak hanya merekrut lulusan S1, tetapi juga dari Profesi dan Saudara kita dari Disabilitas.

"Tahun 2025 lalu, sudah 100 ribu peserta Magang di 8.800 perusahaan swasta & BUMN, dan tahun ini naik menjadi 150 ribu peserta," ucap dia.

(mnf/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK