Viral Mahasiswa Unisa Yogya Pakai Busana Wanita-Masuk WC Mahasiswi

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 04:15 WIB
Ilustrasi. Mahasiswa Unisa Yogyakarta mendapat pembinaan setelah viral karena pelanggaran norma, termasuk mengenakan busana perempuan. (dok. Unisa Jogja)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Seorang mahasiswa Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta mendapatkan pembinaan dari kampus usai dianggap melakukan pelanggaran tata tertib dan sejumlah norma, termasuk mengenakan busana perempuan di lingkungan kampus.

Mahasiswa aktif yang berasal dari Program Studi Sarjana Psikologi itu sebelumnya viral salah satunya melalui unggahan akun Instagram Majelis Kocak Unisa/@mkc.unisa.

Unggahan itu menuliskan adanya laporan dan keresahan di lingkup kampus terkait dugaan pelanggaran norma agama, sosial, dan kode etik universitas yang dilakukan oleh mahasiswa termaksud.

Unggahan itu menyoroti sikap Unisa yang kecolongan, bahkan menutup mata terhadap oknum mahasiswa tersebut yang nekat mengenakan busana perempuan, menyusup ke kamar mandi mahasiswi, hingga menginap di kost lawan jenis.

Unggahan itu juga menyayangkan adanya pembiaran di institusi pendidikan tinggi Agama Islam yang berdiri tegak di bawah naungan perserikatan 'Aisyiyah dan Muhammadiyah.

Pembiaran dari pihak birokrasi dianggap menjadi tamparan keras bagi jargon 'Kampus Islam Berkemajuan', karena kelengahan yang berujung pada tergadaikannya rasa aman, privasi mahasiswi, serta syariat Islam.

Unggahan itu turut mengungkapkan rasa kekecewaan karena mendapati salah seorang dosen yang justru membuat konten bersama mahasiswa termaksud.

Dengan dasar itu, pihak rektorat didesak untuk segera mengusut tuntas, menjatuhkan sanksi disipliner konkret, serta mempertegas Peraturan Rektor terkait larangan perilaku lintas gender demi mengembalikan wibawa institusi.

Menanggapi hal ini, Wakil Rektor III Unisa, Mufdlilah mengatakan jika kasus ini telah diketahui dan ditangani oleh pihak kampus. Mahasiswa yang bersangkutan kini tengah mendapat pembinaan sesuai mekanisme berlaku.

"UNISA juga akan terus melakukan penguatan sistem pembinaan kemahasiswaan, sosialisasi tata tertib, penguatan karakter, serta evaluasi kebijakan guna memastikan terciptanya lingkungan akademik yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika," tegas Mufdlilah melalui keterangannya, Selasa (30/6) malam.

Pada kesempatan ini, Mufdlilah mengajak seluruh pihak agar menyikapi informasi secara bijaksana, mengedepankan tabayyun, serta menghindari penyebaran identitas pribadi maupun perundungan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

"Sebagai institusi pendidikan, UNISA Yogyakarta meyakini bahwa penegakan aturan harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap martabat manusia, etika, dan prinsip pendidikan yang berkeadaban," katanya.

(kum/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK