Kapolri Ungkap Berantas Peredaran Narkoba Senilai Rp10,4 Triliun
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut pihaknya telah berhasil mengungkap peredaran narkotika senilai Rp10,4 triliun di sepanjang tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di depan Presiden Prabowo Subianto pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam memutus mata rantai peredaran narkoba pada tahun 2026, Polri telah mengungkap 24.837 perkara, menetapkan 32.792 tersangka," jelasnya.
Sigit merincikan dari puluhan ribu perkara yang diungkap itu pihaknya turut menyita barang bukti berupa 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763.000 butir ekstasi dan 59,2 juta butir obat keras.
Ia menyebut lewat penyitaan barang haram tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Polri juga berusaha untuk melakukan transformasi 148 kampung narkoba dan saat ini menjadi kampung bebas dari narkoba," ujarnya
Di sisi lain, Sigit mengatakan pencegahan terhadap kebocoran keuangan negara juga terus dilakukan melalui pembentukan Satgas Optimalisasi Penerimaan Negara dan Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan.
Ia menyebut setelah dibentuk sejak Desember 2025, Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan telah mengungkap 47 perkara dan menetapkan 24 tersangka.
"Salah satu kasus yang menonjol yaitu pengungkapan tindak pidana penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia," tuturnya.
(tfq/fra) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

