Bandara Soetta Sebut Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Ganggu Penerbangan

CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 21:41 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan area yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin tela
Kebakaran di TPA Jatiwaringin tidak ganggu operasional Bandara Soekarno-Hatta. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Tangerang, CNN Indonesia --

Manajemen Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan operasional penerbangan tidak terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang.

Lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang berada di sekitar 13 kilometer dari landasan pacu Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Saat ini kondisi operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berjalan normal. Aktivitas take off maupun landing pesawat berlangsung seperti biasa," ujar Asst. Deputy Communication and Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, Rabu (1/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, jika kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Suharyanto, upaya pemadaman terus dilakukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas tengah dioptimalkan.

"Hingga saat ini operasional penerbangan masih berjalan normal dan belum terdampak," kata Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam keterangan resminya.

BNPB bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan upaya pemadaman agar kebakaran dapat segera dikendalikan, tidak meluas, serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun sektor-sektor strategis lainnya.

"Berdasarkan keterangan pemerintah daerah, tim kesehatan telah disiagakan guna memberikan pelayanan medis kepada warga yang mengalami gangguan pernapasan. Selain itu, masker juga telah dibagikan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko paparan asap," ungkap Suharyanto.

(dod/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]