Viral Video Tapir Berkeliaran di Jalan Lintas Mesuji Lampung

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 13:52 WIB
Viral Video Tapir Berkeliaran di Jalan Lintas Mesuji Lampung
Ilustrasi. ndukan Tapir (Tapirus Indicus) bersama anaknya saat berada dikandang exhibition, di Taman Safari Indonesia II (TSI) Prigen, Pasuruan, Jatim. (ADHITYA HENDRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor tapir terekam berkeliaran di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Video kemunculan satwa dilindungi itu viral di media sosial.

Mengutip detikcom, dalam video berdurasi sekitar 17 detik yang beredar, Kamis (2/7), tapir bercorak hitam putih itu terlihat berjalan di badan jalan. Kemunculannya membuat sejumlah pengendara sepeda motor memperlambat laju kendaraan saat melintas.

Perekam video tampak mengikuti pergerakan tapir dari belakang. Sementara beberapa warga lainnya berhenti di pinggir jalan untuk menyaksikan satwa liar tersebut sebelum akhirnya berjalan menuju tepi jalan dan masuk ke kawasan vegetasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Itno Itoyo mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kemunculan tapir tersebut.

"Belum ada laporan yang masuk. Namun sebelumnya, sekitar tahun 2022 hingga 2023 memang pernah ada laporan bahwa tapir masih ditemukan di kawasan Register 45 Mesuji," kata Itno saat dikonfirmasi, Kamis (2/7).

Meski belum menerima laporan, BKSDA akan melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran video yang beredar sekaligus mengecek keberadaan satwa tersebut di lokasi.

"Langkah awal yang akan kami lakukan adalah mengumpulkan informasi dari lapangan, mengecek kondisi tutupan lahan terkini, serta membandingkannya dengan data keberadaan tapir pada tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Itno menjelaskan, kawasan Register 45 memang masih memiliki potensi menjadi habitat tapir. Karena itu, kemunculan satwa tersebut masih dimungkinkan terjadi, meski perlu dipastikan lebih lanjut melalui pengecekan di lapangan.

Ia mengimbau masyarakat tidak mendekati ataupun mengganggu satwa liar apabila kembali terlihat di sekitar jalan raya maupun permukiman warga.

"Kami meminta masyarakat tidak memberi makan, tidak melakukan tindakan yang dapat memprovokasi satwa, serta segera melaporkan kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan tapir di sekitar permukiman atau jalan raya," ujarnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

(ugo/detik/ugo) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]