7 Penumpang Pesawat AMA Air Selamat, Seluruhnya Warga Papua

CNN Indonesia
Jumat, 03 Jul 2026 10:08 WIB
Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) turun dari helikopter milik TNI AD di Lapangan Frans Kaisepo Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/9/2021). Sembilan dari 11 tenaga kesehatan
Ilustrasi evakuasi warga di Papua. Indrayadi TH/Indrayadi TH
Jakarta, CNN Indonesia --

Kodam XVII/Cenderawasih melaporkan 7 penumpang pesawat PT AMA Air PK-RCY dalam kondisi aman dan selamat usai pesawat dibakar diduga oleh anggota Organisasi Papua Merdeka di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/6).

"Tujuh penumpang yang seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP) dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7)

Dalam peristiwa itu, pilot pesawat Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia diduga ditembak OPM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

TNI melalui Koops Habema telah mengevakuasi jenazah pilot asal Amerika Serikat itu.

TNI menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan, sekaligus melaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis untuk mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Operasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Operasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi karena medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen Riyanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," kata Riyanto.

(yoa/gil) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]