Pramono Beber Jakarta Peringkat 53 Dunia, di Atas Washington DC

CNN Indonesia
Sabtu, 04 Jul 2026 17:15 WIB
Pramono Anung mengungkapkan posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia meningkat, yakni peringkat ke-53 dunia. (CNN Indonesia/Dela Naufalia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia meningkat. Berdasarkan hasil survei terbaru, Jakarta kini menempati peringkat ke-53 dunia.

Berdasarkan World's Best Cities 2026, Jakarta menempati peringkat ke-53 dunia dalam daftar 100 World's Best Cities 2026 yang dirilis perusahaan konsultan di Brussel, Belgia, Resonance Consultancy.

Menurut Pramono, posisi tersebut membuat Jakarta berada di atas sejumlah kota besar dunia. Termasuk, Washington DC di Amerika Serikat dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab.

"Dan Jakarta lebih bagus dari Washington, D.C., yang penting itulah. Lebih bagus juga dari Abu Dhabi, dan sebagainya," kata Pramono Anung di Senayan seperti diberitakan detikcom, Sabtu (4/7).

Pramono menjelaskan saat dirinya dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta, posisi Jakarta dalam indeks kota global berada di peringkat ke-74. Dalam waktu sekitar 10 bulan, posisi tersebut naik menjadi peringkat ke-71.

"Ketika saya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, pada waktu itu indeks kota globalnya nomor 74 dan alhamdulillah dalam 10 bulan naik menjadi 71," tuturnya.

"Dan dua sampai tiga minggu yang lalu dilakukan survei oleh lembaga internasional yang berpusat di Brussel untuk kota-kota ibu kota dunia. Dari 100 kota dunia, Jakarta berada di ranking 53," ujar Pramono Anung.


Pramono mengatakan peningkatan peringkat tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov DKI untuk terus memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global.

Menurutnya, status Jakarta sebagai kota global telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 sehingga dibutuhkan berbagai terobosan agar mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia.

Berbagai program pengembangan ekonomi kreatif, digitalisasi, hingga perbaikan transportasi publik akan terus didorong.

Pramono menilai hal itu diperlukan karena capaian tersebut menjadi modal penting bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai kota global sekaligus pusat perekonomian nasional menjelang usia lima abad pada tahun depan.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK