Koperasi Merah Putih Pasar Minggu Tampung Minyak Jelantah Warga
Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, memfasilitasi pengumpulan minyak jelantah dari pelaku usaha kuliner dan masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Kami memberikan edukasi, berkolaborasi, dan mereka membuat komitmen bersama dengan kami untuk bisa menyelesaikan permasalahan sampahnya langsung dari sumbernya, termasuk di dalamnya minyak jelantah," kata Lurah Pasar Minggu Meilita saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/7), dikutip dari Antara.
Dia mengatakan pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan sampah langsung dari sumbernya, termasuk limbah minyak jelantah.
Menurut dia, minyak jelantah yang dihasilkan pelaku usaha kuliner di wilayah Pasar Minggu difasilitasi pengelolaannya melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih Pasar Minggu.
Saat ini, koperasi tersebut aktif menjadi ruang penampungan minyak jelantah yang berasal dari 12 bank sampah yang tersebar di 10 RW, pelaku usaha kuliner, maupun warga yang datang langsung untuk menyerahkan minyak jelantah.
Selain mendukung pengelolaan minyak jelantah, koperasi tersebut juga menyediakan berbagai layanan jasa bagi masyarakat, seperti jasa servis pendingin ruangan (AC), pengurusan perizinan usaha, serta layanan administrasi lainnya.
Meilita menjelaskan koperasi tersebut saat ini belum bergerak pada sektor perdagangan barang dan masih berfokus pada pengembangan sektor jasa yang dibutuhkan masyarakat.
"Jadi, Koperasi Kelurahan Merah Putih ini belum bergerak di barang, tapi baru di jasa," ujarnya.
Dia pun berharap sinergi antara pemerintah kelurahan, koperasi dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung pelestarian lingkungan serta meningkatkan pelayanan kepada warga di wilayah Pasar Minggu.
(antara/fra)