Gempa M 5,6 di Talaud Malut, Tak Berpotensi Tsunami

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 15:11 WIB
Gempa bumi tektonik M5.6 mengguncang Talaud, Maluku Utara, pada 7 Juli 2026. Tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi gempa bumi. (Istockphoto/ Adventtr)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di laut wilayah Talaud, Maluku Utara (Malut), Selasa (7/7) sore waktu setempat.

Gempa itu terjadi pada pukul 14.16 WIB.

Atas gempa yang terjadi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan atas gempa yang terjadi tak berpotensi tsunami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.5 pada kedalaman 40 km," demikian pernyataan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam siaran pers yang diterima Selasa petang.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.21° LU; 127.47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 Km arah Barat Laut Pulau Doi," sambungnya.

Dia mengatakan berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI di Naha. Skala itu menandai getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Selain itu dirasakan pula skala II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Tobelo.

"Hingga pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," katanya.

Dia mengatakan dengan memerhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," sambungnya.

Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.

(kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]