Hari ke-9 Kebakaran, Asap Masih Selimuti TPA Jatiwaringin
Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari kesembilan pada Rabu (8/7). Hingga saat ini, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Pantauan CNN Indonesia di lokasi, asap tebal masih membumbung ke udara dari timbunan sampah. Meski demikian, kobaran api tidak lagi terlihat di permukaan tumpukan sampah.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, tampak bersiap melanjutkan operasi pemadaman. Armada pemadam dan alat berat juga telah disiagakan untuk kembali beroperasi mengatasi titik-titik panas yang masih tersisa.
Sekitar pukul 08.02 WIB, terlihat satu unit helikopter water bombing milik BNPB sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman dari udara.
Sebelumnya, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan, empat unit helikopter water bombing akan dikerahkan untuk membantu memadamkan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Kami langsung mengerahkan dukungan heli karena ada beberapa spot yang tidak bisa dilakukan pemadaman lewat darat. Insyaallah besok (Rabu) di atas sini ada 4 lagi," ujar Djohan, Selasa (7/7).
Ia menjelaskan, pada hari ke-8 kemarin, 50 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Selain berhasil mengendalikan sekitar separuh area kebakaran, tingkat pembersihan lokasi terdampak juga sudah mencapai sekitar 70 persen.
Menurut Djohan, proses pemadaman menghadapi tantangan karena karakteristik kebakaran di TPA menyerupai kebakaran lahan gambut. Api menyala di bawah timbunan sampah sehingga sulit dijangkau, ditambah keberadaan material seperti plastik dan pecahan kaca yang membahayakan petugas.
"Metode penguraian yaitu alat berat seperti buldozer dan ekskavator dikerahkan untuk mengais dan membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap," ujarnya.
Sebagai informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6). Hingga memasuki hari kesembilan, petugas gabungan masih berupaya melakukan pendinginan dan pemadaman untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.
(dod/wis)