Jumhur: Kebakaran TPA Jatiwaringin Sisa 1,5 Hektare, Hanya Asap-asap

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 12:43 WIB
Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ke-10. Hingga saat ini, area lahan yang belum berhasil dipadamkan tersisa 1,5 hektare. (CNN Indonesia/ Kadafi)
Badung, CNN Indonesia --

Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari ke-10. Hingga saat ini, area lahan yang belum berhasil dipadamkan tersisa 1,5 hektare.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin masih terus berlangsung. Menurutnya, sudah tidak ada api yang membesar.

"TPA Jatiwaringin sudah semakin baik, dari kemarin 3 hektare, sekarang (tersisa) 1,5 hektare. Itu pun sangat teknis sekali. Relatif sekarang sudah jauh lebih baik, dan hanya asap-asap dan (nanti) selesai," kata Jumhur saat ditemui di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (9/7).

Jumhur menyatakan dalam mengantisipasi kebakaran di sejumlah TPA yang ada di Indonesia seiring musim kemarau, pihaknya telah menyurati seluruh bupati dan wali kota di Indonesia agar mengantisipasi hal tersebut.

Selain itu, pihaknya juga membentuk satuan tugas khusus (satgas) agar memonitor seluruh TPA di Indonesia sehingga tidak terjadi kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin.

"Semua kita sudah suratin bupati dan wali kota. Mereka bekerja keras memastikan ini, dan kita punya satgas, yang sedang dibentuk untuk memonitor satu per satu, TPA atau tempat pembuangan akhir yang sekarang menghadapi musim panas. Jadi kita monitor terus," ujarnya.

Sebagai informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6). Hingga memasuki hari kesembilan, petugas gabungan masih berupaya melakukan pendinginan dan pemadaman untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan, empat unit helikopter water bombing akan dikerahkan untuk membantu memadamkan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

"Kami langsung mengerahkan dukungan heli karena ada beberapa spot yang tidak bisa dilakukan pemadaman lewat darat. Insyaallah besok (Rabu) di atas sini ada 4 lagi," ujar Djohan, Selasa (7/7).

Ia menjelaskan, pada hari ke-8, 50 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Selain berhasil mengendalikan sekitar separuh area kebakaran, tingkat pembersihan lokasi terdampak juga sudah mencapai sekitar 70 persen.

(kdf/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK