Jual Sabu, 2 Personel Polres Samosir Sumut Ditangkap

CNN Indonesia
Minggu, 12 Jul 2026 19:50 WIB
Ilustrasi. Dua anggota Polres Samosir, Brigadir DW dan Aipda ES, ditangkap karena terlibat peredaran sabu. (iStockphoto/NoSystem images)
Medan, CNN Indonesia --

Dua personel Polres Samosir ditangkap karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya yakni Brigadir DW dan Aipda ES kini menjalani penahanan di Polda Sumatera Utara (Sumut)

Plt Kasi Humas Polres Samosir, Brigadir Gunawan Situmorang, membenarkan penangkapan tersebut. Kasus ini terungkap saat Satresnarkoba Polres Samosir menggelar Operasi Antik Toba 2026.

"Awalnya petugas menangkap seorang pria berinisial R di kawasan Aek Rangat, Kecamatan Pangururan, pada 2 Juni 2026. Saat diperiksa, R mengaku memperoleh sabu dari seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Samosir," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (12/7).

Berdasarkan keterangan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap Brigadir DW pada hari yang sama. Dari tangan Brigadir DW, polisi menemukan barang bukti sabu seberat sekitar 5,5 gram.

"Dari tangan Brigadir DW disita barang bukti sabu 5 gram. Hasil pemeriksaan terhadap Brigadir DW mengarah kepada seorang anggota lainnya, yakni Aipda ES," kata Gunawan.

Dalam pemeriksaan, Brigadir DW mengaku mendapatkan sabu tersebut dari Aipda ES. Dari informasi itu, petugas menangkap Aipda ES yang saat itu sedang melakukan perjalanan dinas menuju Kota Medan.

"Saat diperiksa, Aipda ES sempat membantah terlibat dalam peredaran narkotika. Namun saat ponselnya diperiksa, ditemukan bukti bukti percakapan terkait pemesanan sabu," jelasnya

Selain itu, hasil tes urine menunjukkan bahwa Brigadir DW dan Aipda ES positif menggunakan narkoba. Kemudian R, Brigadir DW, dan Aipda ES dilimpahkan ke Polda Sumatera Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka R, Brigadir DW, dan Aipda ES saat ini ditahan di Polda Sumut karena penanganan perkaranya telah dilimpahkan ke sana," paparnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk menelusuri sejak kapan kedua anggota polisi tersebut diduga terlibat dalam peredaran sabu.

"Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait sudah berapa lama aktivitas itu berlangsung dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain," kata Gunawan.

(fnr/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK