Daftar Nama Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Maut Pantura Indramayu

CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 09:49 WIB
Petugas membawa jenazah korban kecelakaan maut antara mobil bak terbuka dan truk tronton di jalur Pantura Kiajaran Kulon, Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). (ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro)
Bandung, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut melibatkan mobil pikap atau bak terbuka dan dua truk besar telah mengakibatkan belasan orang meninggal dunia di Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7) siang.

Rinciannya adalah 3 orang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), dan sisanya meninggal saat dalam perawatan di dua rumah sakit terpisah.

Adapun para korban diketahui di rawat dua rumah sakit yakni di RS Bhayangkara di Losarangdan RS Mitra Plumbondi Widasari.

Dua rumah sakit itu berada di Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan data yang diterima per Senin (13/7) pagi, korban meninggal dunia berada di RS Bhayangkara adalah Mohamad Iqbal (12), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener; Ayu Wulandari (32), Sawen (40), Karsinih (60), Sanerah (46), dan Idah (39), yang merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea; Sinta (32), warga Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung; serta Riyan Toni (6), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.

Sementara itu, korban meninggal lainnya berada di RS Mitra Plumbon, yakni Atsal Albara (3), Yunah (49), dan Warkidi (45), yang merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, serta Tamara (22), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.

Selain korban meninggal dunia, ada korban luka yang menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon. Korban luka yang masih dirawat itu sebagian besar adalah anak di bawah umur. Seluruh korban luka diketahui merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif menuturkan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yakni kendaraan mobil bak terbuka, kendaraan wing box dan truk Hino.

Kecelakaan berawal saat kendaraan mobil bak terbuka membawa 17 orang penumpang setelah acara nikahan. Setiba di lokasi kejadian, sopir mobil bak terbuka berniat untuk memutar arah.

Saat memutar arah kendaraannya ditabrak oleh kendaraan wing box. Setelah itu mobil terdorong ke depan dan ditabrak oleh kendaraan truk Hino yang berlawanan arah.

Undang mengatakan pada Senin siang ini  Satlantas Polres Indramayu dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menggelar olah tempat kejadian (TKP) dengan menggunakan metode Traffic Analisis Accident (TAA).

Dengan menggunakan metode TAA, dapat diketahui pasti kronologis dan penyebab kecelakaan terjadi.

"Nanti sekitar jam 09.00 WIB (olah tempat kejadian)," katanya, saat dihubungi, Senin pagi tadi.

(csr/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK