Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Tidak Ada Korban Jiwa

ned | CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 16:24 WIB
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri turun tangan ikut mendalami kasus ledakan yang terjadi di MAN 3, Balai Gadang, Koto Tengah, Padang, Sumatera Barat. (Foto: Dok. Istimewa)
Padang, CNN Indonesia --

Ledakan keras di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Selasa (14/7) siang, tidak menimbulkan korban jiwa. Ledakan dipicu bom rakitan itu diduga dibawa dan dipasang salah satu siswa di sekolah tersebut.

Pantauan di lapangan, polisi kini telah menutup jalan menuju sekolah sekaligus melakukan penyisiran. Puluhan personel berpakaian lengkap bersiaga.

Belum ada informasi lengkap terkait insiden tersebut, karena petugas masih melakukan pemeriksaan. Namun dipastikan, ledakan tidak menyebabkan adanya korban jiwa.

"Meledak sekali, di samping kelas. Tidak ada korban," kata Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana dalam keterangan tertulis, Selasa.

Ia menjelaskan polisi menangkap salah seorang pelajar berinisial R (17 tahun) yang diduga sebagai pelaku. 

Mayndra mengatakan terduga pelaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring lantaran terinspirasi oleh aksi serupa di SMAN 72 Jakarta.

"Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh TIM Penyelidik," tuturnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya mengatakan terduga pelaku nekat melakukan aksinya lantaran kerap menjadi korban bully atau perundungan di sekolah.

"Sehingga dia membalas dengan jalan pintas membuat bom dengan ledakan rendah atau low eksplosif," kata Susmelawati Rosya.

(wis/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK