Polri Barter 3 Buronan China dengan Tersangka Penipuan Tambang

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 18:03 WIB
Divisi Hubinter Polri melakukan pertukaran 3 buronan Warga Negara China dengan 1 buronan asal Indonesia terkait kasus penipuan tambang.
Divisi Hubinter Polri melakukan pertukaran tiga buronan Warga Negara (WN) China dengan 1 buronan asal Indonesia terkait kasus penipuan tambang. (Arsip Polri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Divisi Hubinter Polri melakukan pertukaran tiga buronan Warga Negara (WN) China dengan 1 buronan asal Indonesia terkait kasus penipuan tambang.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Hubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko menjelaskan pertukaran tersebut dilakukan sesuai kesepakatan dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk memburu pelaku kejahatan lintas negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini menunjukkan komitmen Polri melalui NCB Interpol Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional untuk memastikan para pelaku tindak pidana tidak memiliki ruang aman untuk menghindari proses hukum," kata Untung dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).

"Sinergi yang baik dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok menjadi kunci terlaksananya proses pertukaran buronan ini secara lancar, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," imbuhnya.

Untung menjelaskan ketiga buronan WN China yang dipulangkan yakni Zheng Rongjing (ZR), LZ dan HZ. Ia menyebut proses pemulangan ketiganya dilakukan dalam dua gelombang.

Tahap pertama, dua buron berinisial Zheng Rongjing dan LZ diterbangkan menuju Bandara Internasional Baiyun, Guangzhou, dan tiba pada Jumat (10/7) pagi. Selanjutnya disusul HZ pada keberangkatan kedua dan tiba di China pada Sabtu (11/7).

Untung menyebut Zhen Rongjing merupakan pelaku kriminal kelas kakap yang masuk daftar pencarian orang paling dicari atau most wanted Interpol Beijing. Ia terlibat dalam dalam sindikat penipuan daring atau online scam internasional.

Berdasarkan catatan Interpol, kata dia, Zheng merupakan sosok penting dalam jaringan online scam. Ia diduga mengoperasikan tindak pidana tersebut di salah satu kompleks (compound) penipuan terbesar di Kamboja.

"Ketiga buron warga negara RRT diserahterimakan kepada Kepolisian RRT beserta barang bukti yang ditemukan," ujarnya.

Sebagai bentuk timbal balik, Untung menyebut kepolisian RRT menyerahkan buron WNI Kariatun Tan yang terlibat kasus dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan. KT tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, (13/7) malam.

Untung mengatakan Kariatun Tan (KT) merupakan buronan kasus penipuan dan penggelapan saham pembangunan fasilitas pengolahan mineral (smelter) di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bososi Pratama, Sulawesi Tenggara.

"Setelah berkoordinasi dengan otoritas internasional, Kariatun Tan akhirnya berhasil dipulangkan dari Tiongkok ke Indonesia pada 13 Juli 2026 dan diserahkan ke Penyidik Bareskrim Polri," pungkasnya.

(tfq/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]