Jalanan Macet Parah Imbas Pembongkaran JPO Tendean Jaksel

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 18:16 WIB
Kondisi jembatan penyeberangan orang di Jalan Kapten Tendean, Jakarta, nyaris roboh setelah tertabrak truk bermuatan alat berat, Selasa (14/7). Salah satu tiang penyangga JPO bergeser sekitar tiga meter akibat benturan tersebut. (CNN Indonesia/Adi Ib
Kemacetan parah melanda Jakarta akibat pembongkaran JPO yang nyaris roboh setelah ditabrak truk. (CNNIndonesia/Adi ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kemacetan masih terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta imbas proses pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Diketahui, JPO tersebut nyaris roboh setelah ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7) dini hari tadi.

"Untuk arus lalin yang mengalami kepadatan pada hari ini yaitu Jalan Sudirman Thamrin dari arah utara menuju selatan, ini masih kita pola pengaturan untuk penarikannya ke selatan," kata Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados saat dihubungi, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan imbas dari evakuasi proses perbaikan atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi. Ini masih berlangsung hingga saat ini," sambungnya.

Disampaikan Robby, kemacetan juga terjadi di Jalan HR Rasuna Said yang mengarah ke Jalan Warung Buncit imbas proses evakuasi yang berlangsung.

Robby menuturkan Jalan Raya Pasar Minggu juga mengalami kemacetan imbas tingginya volume kendaraan saat jam pulang kerja. Kemacetan ini terjadi dari simpang Pancoran hingga dengan Kalibata.

"Untuk arteri yang mengarah ke timur, ini masih sama kepadatan hanya berada di jalan tol tapi masih mengalir cukup lancar sampai dengan Cawang setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landai atau masih cukup lancar," ujarnya.

Sebelumnya JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat atau crane.

Saat ini, truk sudah bisa dievakuasi. Namun, proses pembongkaran JPO masih berlangsung.

Dari pemeriksaan sementara, insiden diduga disebabkan lantaran sopir truk tersebut sedang menggunakan ponsel alias handphone (HP). Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengusut insiden ini.

"Masih didalami ya (soal ada atau tidak dugaan kelalaian sopir hingga menabrak atas JPO)," Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto kepada wartawan, Selasa (14/7).

(dis/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]