Kata-kata Pemenang Logo HUT ke-81 RI yang Berasal dari Padang
Pemenang desain logo HUT Ke-81 RI, Fajar Novario, menilai keberhasilannya bersama tim Auman Design Bureau asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi bukti talenta kreatif dari daerah memiliki kemampuan dan kesempatan sama bersaing dalam proyek nasional.
Fajar mengatakan kemenangan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi dirinya maupun studio yang dipimpinnya di Padang, tetapi juga bagi para desainer di berbagai daerah.
"Desainer-desainer yang ada tersebar di Indonesia ini, punya kesempatan itu, bahkan daerah ya, punya kesempatan yang besar untuk ikut serta atau berkontribusi di negara kita ini," kata Fajar, Rabu (15/7) dikutip dari Antara.
Menurutnya, hal tersebut selaras dengan visi dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) yakni memeratakan iklim atau ekosistem desain grafis yang ada tersebar di nusantara.
Fajar mengaku tidak menyangka dia dan timnya dapat keluar sebagai pemenang. Bahkan ketika masuk dalam lima besar yang disertakan dalam jajak pendapat publik saja, sambung Fajar, pihaknya merasa itu sebagai pencapaian besar.
Menurut Fajar, keberadaan dia dan timnya di jajaran finalis juga cukup istimewa karena selama ini pemenang atau finalis kompetisi desain tingkat nasional lebih banyak berasal dari Pulau Jawa terutama dari kota Jakarta dan Bandung.
"Dan kita salah duanya itu di luar Jawa, gitu. Dan selama ini tahun ke tahun emang Jakarta dan Bandung, gitu, yang dari luar Jawa mungkin jarang," kata pria lulusan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Padang itu.
Fajar berharap keberhasilan pihaknya tersebut dapat mendorong semakin banyak desainer dari daerah untuk percaya diri mengikuti berbagai kompetisi maupun proyek berskala nasional.
Dia juga mengajak para desainer untuk tidak lagi merasa minder atau skeptis, selama proses yang dijalankan memiliki legitimasi dan kredibilitas yang baik.
"Pede aja sih, yang penting apa yang kita kasih, kita berkontribusi ke ekosistem desain ini," ujar pria berusia 27 itu.
Selain itu, Fajar berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif menjangkau dan memberdayakan para pelaku industri kreatif di daerah masing-masing.
Menurutnya, banyak desainer bertalenta di berbagai wilayah Indonesia yang belum mendapatkan ruang maupun wadah untuk menunjukkan kemampuannya.
"Kalau misalnya di masing-masing daerah itu kita punya talenta-talenta atau desainer-desainer yang emang oke banget, cuman belum terjamah atau belum keluar aja, belum nampak aja," katanya.
Dia menilai pemerintah daerah dapat mulai membangun basis data dan memperkuat kolaborasi dengan desainer lokal, sehingga kebutuhan desain di daerah tidak selalu bergantung pada pelaku industri kreatif dari kota-kota besar.
"Jangan sampai kalau misalnya pemerintah A, daerah A ingin bikin logo, harus merekrut yang di Jakarta atau di Bandung. Padahal di daerahnya sendiri kita punya loh, gitu," ujar Fajar.
Fajar yang merupakan co-founder Auman Design Bureau terpilih sebagai pemenang logo HUT Ke-81 RI setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari kurasi portofolio, wawancara, pendampingan intensif selama sekitar empat minggu, hingga pemungutan suara publik.
Logo hasil karya Fajar memperoleh 44,73 persen suara dari total 68.569 suara yang masuk selama lima hari periode pemilihan.
Logo yang dibuat Fajar dan tim mengangkat konsep "Kolektif, Sinergi, Bertumbuh".
Logo karya Fajar itu pun mengalahkan empat pilihan logo lainnya yaitu logo karya David Wirawan P asal Surakarta, Jawa Tengah, dengan konsep "8 Harapan, 1 Tujuan", logo karya Kanda Putra dari Denpasar, Bali, yang mengangkat konsep "Kemanusiaan yang Terhubung".
Selanjutnya, ada logo karya Rizkiawan dari Malang, Jawa Timur, yang mengangkat konsep "Berdaya, Setara, Sinergi Bersama", dan terakhir ada logo karya Tiffany Djohan asal Batam, Kepulauan Riau, yang mengangkat konsep "Demokrasi dan Kemandirian".