Ratusan Ribu Jemaah Selawat di Situbondo Doakan Indonesia Lebih Baik

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB
Kerumunan jamaah selawat nariyah berdoa bersama dalam acara Haul Masyayikh di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Minggu (19/7/2026) ANTARA/HO-Dinas Kominfo Situbondo
Seratusan ribu masyarakat ber-selawat bersama dan mendoakan bangsa lebih baik dalam acara Haul Masyayikh di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. ANTARA/HO-Dinas Kominfo Situbondo
Jakarta, CNN Indonesia --

Seratusan ribu masyarakat dan jamaah selawat nariyah dari berbagai daerah ber-selawat bersama dan mendoakan bangsa lebih baik dalam acara Haul Masyayikh di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (19/7).

Bupati Situbondo yang juga Ketua panitia Haul Masyayikh Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan kegiatan itu selain mendoakan para ulama, tokoh masyarakat juga kiai se-nusantara yang telah wafat, sekaligus meneladani perjuangan para pendahulu.

"Tentu yang pertama harapannya dalam Haul Masyayikh ini mendoakan masyayikh dan tokoh masyarakat se-nusantara, mendapatkan berkah. Selain itu juga mendoakan bangsa Indonesia lebih baik," katanya kepada wartawan di Situbondo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan mendoakan kiai dan para guru dan pendahulu ini, lanjut Rio, dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Situbondo, KHR Moh Kholil As'ad Syamsul Arifin.

Menurutnya, Haul Masyayikh ini dihadiri para pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur dan jamaah selawat nariyah se-nusantara, seperti Jakarta, Kalimantan dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Ulama muda kharismatik KH Muhammad Abdur Rahman Al Kautsar atau akrab disapa Gus Kautsar yang hadir dalam Haul Masyayikh itu, mengajak seluruh jamaah untuk konsiten mengamalkan selawat nariyah agar senantiasa diberi kemudahan atas apa yang diinginkan atau dicita-citakan, serta menjauhkan dari kemelaratan dan kelemahan.

"Kenapa disebut nariyah, karena semua permohonan kita akan cepat dikabulkan Allah SWT. Tidak usah banyak-banyak, cukup 11 kali dalam sehari, insya-Allah rekening kita tidak akan ada habisnya," tutur putra Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, itu.

Gus Kautsar menambahkan, umat Islam keinginannya sama yakni selamat di dunia dan akhirat, oleh karena itu mengamalkan selawat nariyah akan mendatangkan ampunan dari Allah SWT, atas perbuatan salah yang dilakukan.

"Kita ini adalah orang yang ingin selamat di dunia dan akhirat. Kita ini banyak salah, mudah tergoda dan lalai, tapi banyak ber-selawat, insya-Allah selamat dan diampuni oleh Allah SWT," katanya.

Dari pantauan, Haul Masyayikh dihadiri pula para pengasuh pondok pesantren di Jawa Timur, di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, KH Moh Zuhri Zaini, mantan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas, Bupati Bondowoso KH Abd Hamid Wahid, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan tokoh-tokoh lainnya.

(antara/gil) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]