Kesaksian 2 Korban Selamat KM Nurul Salsa: 3 Rekan Meninggal di Laut
Dua penumpang kapal KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ditemukan dalam kondisi selamat di sekitar laut Kabupaten Pangkep. Tiga korban lainnya diduga meninggal dunia setelah terombang-ambing di laut selamat 5 hari.
"Saat ditemukan, keduanya berada di atas sebuah gabus dengan mengenakan jaket pelampung dan selanjutnya dievakuasi ke Pulau Matala'ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep," kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan dalam keterangannya, Minggu (19/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kedua korban yakni, Asmal (24) dan Nurmiati (46), mereka ditemukan oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 asal Kabupaten Pangkep di perairan Pulau Sanipa, Kepulauan Sabalana, sekitar pukul 13.00 WITA.
"Keterangan kedua korban bahwa terdapat lima orang yang bertahan di atas gabus. Namun, dalam perjalanan hanyut di lautan selama beberapa hari, tiga orang di antaranya meninggal dunia," ungkapnya.
Didid mengatakan bahwa kedua korban yang selamat tersebut kemudian melepaskan jenazah ketiga korban ke laut akibat telah mengeluarkan bau busuk.
"Hingga saat ini, identitas ketiga korban tersebut masih belum dapat dipastikan dan akan didalami lebih lanjut setelah kondisi kedua korban memungkinkan untuk dimintai keterangan secara lengkap," ujarnya.
Didid menyebut keterangan kedua korban tersebut akan menjadi petunjuk penting dalam operasi SAR yang masih terus berlangsung. Mengingat lokasi di temukannya korban yang berada cukup jauh dari titik awal kecelakaan.
"Polres Kepulauan Selayar telah berkoordinasi dengan Polres Pangkep serta jajaran kepolisian yang memiliki wilayah perairan dalam rangka memperkuat pencarian dan memastikan setiap informasi penemuan korban dapat segera ditindaklanjuti," katanya.
Sebelumnya tim SAR gabungan memperluas pencarian korban hilang kapal KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
(mir/fra) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

