Polisi Soal Kematian Pengusaha di Hotel Jaksel: Keluarga Sadar Musibah

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 22:15 WIB
Ilustrasi korban tewas
Polisi menyebut belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus tewasnya seorang pria diduga bos sebuah perusahaan berinisial WH (47) di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ilustrasi (iStock/aradaphotography)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus tewasnya seorang pria diduga bos sebuah perusahaan berinisial WH (47) di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Senin (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Joko menyebut penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengusut peristiwa ini. Mulai dari sopir korban hingga pihak keluarga.

"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Joko, senjata api (senpi) yang ditemukan di lokasi juga merupakan milik korban. Ia memastikan korban menguasai senpi tersebut secara legal, berdasarkan surat kepemilikan yang ditemukan polisi.

"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api. Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik," katanya.

"Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," sambungnya.

Sebelumnya, seorang pria diduga bos sebuah perusahaan berinisial WH (47) ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/7) malam. Saat ditemukan, polisi juga mendapati senjata api (senpi) di balkon kamar hotel yang ditempati korban.

Joko mengatakan korban diketahui sedang menginap di hotel tersebut dan sempat ditemani seorang saksi sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia," kata Joko kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/7).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap korban tengah menghadapi persoalan rumah tangga dengan istrinya. Meski demikian, komunikasi antara keduanya disebut sempat membaik dan mereka berencana memperbaiki hubungan.

(dis/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]