Saksi Ungkap Detik-detik Ledakan di Rumah Mewah Grand Polonia Medan
Peristiwa ledakan hebat yang menghancurkan satu unit rumah dan merusak enam unit rumah lainnya di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7) sore, masih menyisakan kepanikan bagi warga sekitar.
Salah seorang saksi mata, Wiwin, pekerja bangunan marmer yang saat kejadian berada tidak jauh dari rumah yang meledak, mengaku melihat kilatan cahaya sesaat sebelum ledakan terjadi. Saat itu, ia bersama beberapa rekannya sedang beristirahat dan menikmati kopi di sekitar lokasi proyek.
"Kami lagi duduk di sini, lagi ngopi. Tiba-tiba ada seperti cahaya putih atau kilatan masuk ke dalam rumah itu. Tak lama kemudian langsung terdengar ledakan keras, 'bumm'," kata Wiwin saat ditemui di lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, suara ledakan terdengar sangat kuat hingga membuat dirinya dan lima rekan lainnya langsung berlarian menyelamatkan diri. Material bangunan dan serpihan kaca bahkan berterbangan hingga ke area tempat mereka berada.
"Begitu ada suara ledakan itu, kami langsung lari semua. Batu dan material dari rumah itu sampai terpental ke sini. Serpihan kaca juga mengenai saya," ujarnya sambil menunjukkan luka akibat pecahan kaca.
Wiwin mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab ledakan tersebut. Namun, sebelum ledakan terjadi ia sempat melihat kilatan cahaya yang masuk ke dalam bangunan rumah berlantai tiga tersebut.
"Ada seperti cahaya putih masuk ke rumah itu. Tapi kalau dibilang petir, saya tidak bisa memastikan. Kami juga tidak tahu apa penyebabnya. Yang jelas setelah itu langsung meledak," katanya.
Ia menggambarkan kekuatan ledakan di luar perkiraannya. Getaran dan suara yang ditimbulkan membuat seluruh orang yang berada di sekitar lokasi panik.
"Ledakannya kuat sekali. Di luar pikiran kami. Begitu terdengar suara itu, kami langsung berhamburan menyelamatkan diri," ucapnya.
Selain menyebabkan kerusakan parah pada bangunan utama dan sejumlah rumah di sekitarnya, Wiwin menyebut saat kejadian terdapat beberapa orang di dalam rumah yang meledak.
"Setahu saya ada sekitar empat orang pembantu di dalam rumah itu," urainya.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan penyebab ledakan masih dalam tahap penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil investigasi awal, petugas menemukan indikasi kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah
"Kejadiannya sekitar pukul 15.30 WIB. Dari hasil investigasi awal yang masih berlangsung saat ini, ditemukan adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah," kata Calvijn di lokasi kejadian.
Menurutnya, tim gabungan telah melakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi gas di area rumah yang mengalami kerusakan paling parah. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya kandungan gas yang terdeteksi di lokasi tersebut.
"Tadi kami sudah masuk menggunakan alat pendeteksi gas dan memang terdeteksi adanya gas di lokasi. Namun, ini masih investigasi awal dan akan terus kami dalami untuk memastikan penyebab pasti ledakan," ujarnya.
as a preferred source on Google


