Dua Jenazah Korban KM Nurul Salsa Karam di Sulsel Telah Diidentifikasi

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 19:16 WIB
Basarnas Makassar memperbarui jumlah korban KM Nurul Salsa dari 78 menjadi 76. Tim DVI identifikasi dua jenazah, sementara 15 orang masih hilang.
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah diduga korban KM Nurul Salsa KM Nurul Salsa. (Arsip Basarnas)
Makassar, CNN Indonesia --

Basarnas Makassar memperbarui data jumlah KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pekan lalu dari sebelumnya 78 orang menjadi 76 orang, Kamis (23/7).

Selain itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol M Haris, mengatakan kedua jenazah tersebut berhasil dikenali setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim gabungan DVI pada Rabu (22/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim DVI gabungan telah menerima dua kantong jenazah dan melakukan identifikasi," kata Haris kepada wartawan, Kamis ini.

Hasil identifikasi menunjukkan kantong jenazah bernomor PM 62 B 01 Selayar cocok dengan data antemortem (AM) 002 dan dipastikan merupakan Hasriyati (44), warga Dusun Garassi, Kelurahan Bonto Baru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar.

"Korban berjenis kelamin perempuan tersebut teridentifikasi melalui pencocokan data gigi, data medis, dan properti yang dikenakan," jelasnya.

Sementara itu, kantong jenazah bernomor PM 62 B 02 Selayar cocok dengan data antemortem (AM) 001 dan teridentifikasi sebagai Bau Intang (52), warga Butabangun, Bonto Baru, Kabupaten Kepulauan Selayar.

"Korban kedua teridentifikasi melalui sidik jari dan data medis," ujarnya.

Hingga saat ini, kata Haris tim DVI telah menerima laporan terkait 16 korban dari total 17 korban yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa.

"Jadi, sampai saat ini Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel telah menerima laporan sebanyak 16 korban dari 17 korban yang hilang," katanya.

Penjelasan verifikasi jumlah korban

Sementara itu Andi Sultan sebelumnya menjelaskan koreksi laporan jumlah korban hilang karamnya kapal itu dari semula dilaporkan 78mjadi kini 76 orang.

"Berdasarkan hasil verifikasi terbaru, jumlah korban KM Nurul Salsa mengalami perubahan dari sebelumnya 78 orang menjadi 76 orang," kata Andi Sultan, Kamis ini.

Andi Sultan menjelaskan pada hari kesembilan terdapat pembaruan data jumlah korban setelah dilakukan proses verifikasi dan pencocokan manifest penumpang bersama keluarga korban, operator kapal, dan instansi terkait.

"Perubahan ini terjadi karena ditemukan dua nama yang tercatat ganda dalam data penumpang, serta satu nama yang sebelumnya masuk dalam daftar manifest, namun setelah dilakukan pendalaman dipastikan tidak jadi berangkat menggunakan KM Nurul Salsa," jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 58 orang ditemukan selamat, 3 orang ditemukan meninggal dunia, dan 15 orang masih dalam pencarian.

"Kami tetap melanjutkan pencarian terhadap 15 korban yang masih dinyatakan hilang," katanya.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]