33.785 Peserta Lulus Pelatihan KDKMP, 61 Orang Mundur
Sebanyak 61 peserta calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tidak melanjutkan pelatihan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) hingga selesai.
Kepala BPSDM Kemhan Mayjen Ketut Gede Wetan mengatakan pada tahap pertama, sebanyak 35.476 peserta dialokasikan mengikuti pendidikan, terdiri atas 30.000 calon manajer KDKMP serta 5.476 calon pengelola KNMP dan staf operasionalnya.
"Namun dari proses pelaksanaan kegiatan karena memang dinamika sedemikian cukup kompleks, berkaitan dengan tempat dan lain sebagainya dari sistem yang menggunakan open bidding atau sistem online, baik dalam pendidikan lanjutan setelah rekrutmen, itu di awal jumlahnya yang masuk dalam format pembukaan pendidikan adalah 33.846," kata Ketut di Kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (30/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pada Jumat (31/7) akan dilakukan penutupan pelatihan. Ketut menyebut sebanyak 33.785 orang telah menyelesaikan pendidikan.
"Dengan jumlah dari yang dibuka sampai dengan finish, itu ada yang memang 61 rekan kita tidak bisa lanjut," ujarnya.
Ia menjelaskan beberapa peserta berhenti karena alasan kesehatan. Selain itu, sejumlah peserta memilih mengundurkan diri karena memutuskan tetap menjalankan profesi sebelumnya.
Sementara itu, sekitar 40 peserta yang tidak dapat melanjutkan pelatihan karena sedang hamil akan diberikan kesempatan mengikuti pendidikan pada gelombang berikutnya.
"Namun ini tentunya semuanya keputusan itu adalah akan disampaikan oleh tim Panselnas pusat untuk tindak lanjut kegiatan berikutnya," katanya.
[Gambas:Video CNN]

